• APBD Jabar 2018 Defisit Rp. 2 Triliun

  • Berita  
  • 37 view  
  • 0 comments
  •  Bandung BEDAnews.com

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2018  mengalami defisit hingga angka Rp 2 Triliunan, hal ini terjadi ketika penerimaan daerah hanya mencapai Rp. 22,215. Triliunan sementara anggaran Belanja daerah mencapai angka Rp.24, 215 Triliun lebih Tanpa Dana Alokasi Khusus.

    Laporan hasil Pembahasan APBD jabar tahun kelima atau tahun terakhir Ahmad Heryawan sebagai Gubernur 2018 ini dibacakan oleh anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi yang Drs. H. Yusuf Puadz,

    Dewan berharap apbd sekarang dapat mencerminkan kebutuhan real dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

    Perhitungan  APBD 2018 meliputi, pendapatan daerah pada tahun 2018 Rp. 22,215.T meningkat Rp 945. 72 M atau lebih 4,45 % dibanding dengan Target APBD Murni 2017. Sebesar  Rp 21,269 trilyun lebih.

    Belanja daerah pada tahun 2018 mencapai Rp 24,215 Trilyun lebih.   Terdiri dari belanja Tidak langsung sebesar. Rp 17,423 T lebih    dan belanja langsung sebasar Rp. 6,791 T.

    Pembiayaan, penerimaan  APBD 2018 mencapai Rp. 2 Triliun, tanpa ada Sisa Lebih penghitungan anggaran tahun sebelumnya, dan pada tahun 2018 ini pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak memberikan penyertaan modal.

    Kebijakan APBD 2018 difokuskan untuk RPJMD 2013-2018, RPJMN 2015-2019, prioritas pembangunan janji Gubernur tahun 2013-2018. 2. Alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 Persen, serta alokasi anggaran kesehatan sebasar 100 persen dari total belanja. 3. Dukungan terhadap pelaksanaan  Pemilukada serentak. 4. Bantuan keuangan Kabupaten Kota, Bantuan Keuangan Desa. 5 dukungan terhadap penyel;enggaran Asian Games ke XVIII, 6 Dukungan terhadap pembangunan dan pengembangan fasilitas social.  7. Dukungan terhasdap kegiatan Unggulan provinsi.  @2018

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet