• Bupati HST Tersungkur OTT KPK

  • Berita  
  • 163 view  
  • 0 comments
  • Banjarmasin, BEDAnews.com

    OPERASI tangkap tangan (OTT) Bupati HST Abdul Latif yang juga Ketua DPW Partai Berkarya Kalsel menghebohkan bagi pendukungnya tetapi untuk sebagian lainya menanggapi sudah sewajarnya.

    Tak tersentuh dengan laporan kasus dugaan pemalsuan ijazah pada Mabes POLRI  dan dugaan tindak Pidana Korupsi pada  Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Walangsi Kapar, akhirnya tersungkur oleh OTT KPK.

    (OTT) dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  menjerat Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Abdul Latif di Barabai, pada Kamis (4/1/2018), sekitar pukul 11.00 Wita, karena menerima  uang  grativikasi yang diduga merupakan  fee proyek proyek RSUD Damanhuri Barabai.

    Selain Bupati HST, KPK juga menciduk Rifani H Fauzan yang merupakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) HST dan Abdul Basid yang merupakan Direktur PT Cipta Persada Barabai selaku penyedia barang / jasa (kontraktor).

    Usai menggeledah dan menyita beberapa dokumen, pada pukul 20.20  wita di VIP Room Pemprov Kalsel di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, bersama KPK Bupati HST Abdu Latif  dan lainya diberangkatkan dengan  menggunakan pesawat Garuda GA 539 rute BDJ-CGK tujuan Bandara Soekarno Hatta di Jakarta.

    Enam penyidik KPK yang menangkap Bupati HST Abdul Latif bersama tiga rekannya adalah Riady Roy, Yushan Nafari Rudi, Sampurno A Budi, Tukiman dan Adriana Agtaria. Saat dipantau para wartawan di Bandara Syamsudin Noor, tampak Bupati HST sebelum bertolak ke Jakarta, mengenakan baju hem putih dibalut celana hitam. Sedangkan, dua pelaku lainnya mengenakan kaos dan baju hem putih.

    Informasi lainya yang berhasil dihimpun ,OTT KPK juga mengamankan  pihak lainnya di Surabaya, Jatim yaitu  kontraktor PT Menara Agung Pusaka, dan konsultan pengawas, PT Delta Buana. (MN)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet