• Dewan Jabar berharap Ada Kerjasama Sister Province Dengan Singapur

  • Berita  
  • 26 view  
  • 0 comments
  • Bandung BEDAnews.com

    Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengharapkan adanya kerjasama yang semakin erat antara provinsi  jawa barat dengan Singapura seperti kerjasama sister province yang sudah dilakukan Pemprov jabar dengan beberapa negara.

    Hal ini dikatakan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat. H. Syahrir,SE kepada Duta besar Singapura Anil Kumar Nayar yang berkunjung ke DPRD Prov Jabar. Jumat

    Dikatakan. Untuk semakin mempererat hubungan kedua pemerintah mengharapkan adanya kerjasama MoU seperti beberapa kerjasama “Sister province” yang sudah dilakukan Pemprov Jabar dengan beberapa negara bagian di Tiongkok dan Rusia, Jepang, Maroko dan negara lainnya.

    Anil Kumar yang kali ke tiga mengunjungi DPRD jabar ini.  Menanggapinya dengan menyatakan, terkait kerjasama investasi yang dilakukan negaranya yang menjadi perhatian adalah masalah regulasi upah minimum serta buruh yang tidak militan. “Itu yang menjadi faktor penting bagi kami.”Ujarnya.

    Sementara Pimpinan DPRD Jabar Haris Yuliana, Abdul Harris Bobihoe beserta Ketua Komisi I, Syahrier yang didampingi Sekretaris DPRD, Daud Achmad,  yang menerima Kunjungan Anil, kembali berbicara mengenai kerjasama antara Pemprov Jabar dan Pemerintah Singapura yang perlu untuk ditingkatkan lagi.
    Haris Yuliana dan Abdul Harris Bobihoe. Menjelaskan kondisi perekonomian di Jawa Barat terkini termasuk situasi ekonomi yang  relatif baik, bahkan pertumbuhan ekonominya di atas rata­-rata nasional.

    Mengenai turunnya daya beli masyarakat, Haris mengatakan di Jawa Barat hal tersebut tidak begitu signifikan.Dikatakannya memang ada daerah  ada daerah yang mengalami penurunan namun di sisi lain juga ada kenaikan,jelasnya.

    Sedangkan Bobihoe menjelaskan prioritas pembangunan di Jawa Barat selain infrastruktur adalah  ekonomi dan pendidikan. “Kita sedang menyelesaikan pembangunan BIJB di Majalengka, Insya Allah tahun 2018 sudah bisa digunakan.” Ujarnya

    Diungkapkannya juga Jawa Barat saat ini memang sedang membutuhkan penambahan panjang jalan, termasuk jalan tol, pengaktifan jalur kereta api sehingga diharapkan dengan memadainya sarana infrastruktur perhubungan akan memperlancar arus barang, ujarnya . 
    Menanggapi hal ini, Anil menambahkan bahwa memang persoalan konektivitas atau keterhubungan ini sangat penting termasuk bagi sektor pariwisata. “ Pariwisata itu sebenarnya tidak rumit yang penting ada connectivity.”,ujarnya.@

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet