• Fokan Ajak Masyarakat Berperan dalam P4GN

  • Berita  
  • 106 view  
  • 0 comments
  • BEDA, JAKARTA - Komunitas dan komponen bangsa harus lebih peduli dalam upaya mencegah dan memberantas kejahatan Narkoba serta merehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba.

    Hal itu disampaikan Ketua Panitia Musyawarah Besar (Mubes) Ke 1 Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN), Sismanu, saat acara mubes ke-1 Fokan yang digelar di BNN Cawang Jakarta Timur, Jum’at, (4/5/2018).

    Diungkapkan Sismanu, Undang undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, secara jelas menyebutkan diberi kesempatan yang seluas luasnya berperan dalam Pencegahan dan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Untuk itu, mesyarakat luas harus memiliki kemampuan dan kapasitas dalam setiap upaya di bidang cegah, rehab dan berantas Narkoba, paparnya.

    Melalui Mubes Ke-1 Fokan yang mengambil tema “Meneguhkan komitmen rakyat bersama pemerintah dalam menciptakan mesyarakat bersih tanpa Narkoba” Sismanu berharap akan menjadi suatu gerakan yang masive untuk mengajak sebanyak mungkin kelompok masyarakat untuk berperan aktif dibidang P4GN dengan bergabung dalam wadah Fokan.

    Semangat pembaruan Fokan, lanjut Sismanu, dengan menguatkan komitmen bersama pemerintah akan menjadikan suatu energy yang dasyat, dengan outputnya adalah penurunan angka permintaan barang haram Narkoba dan manivesnya komponen masyarakat berperang melawan kejahatan Narkoba.

    "Dengan kompisisi 39 anggota ormas P4GN yang berada dalam wadah Fokan, lnsya Allah melalui Mubes ke 1 ini akan menghasilkan pemimpin yang Jujur, Tegas, Amanah, Komitmen serta Konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat," ungkap Sismanu.

    Disela kegiatan, kepada wartawan Deputi bidang pemberdayaan masyarakat, Dunan, menegaskan bahwa Fokan merupakan organisasi kemasyarakatan Mitra BNN. Seluruh anggota FOKAN harus tahu masalah Narkoba serta harus mampu menghadapi masalah-masalah yang ada di masyarakat tersebut.

    Tahun 2018 ini, lanjutnya, BNN akan meningkatkan pelatihan pada penggiat-penggiat anti narkoba dengan standar yang ada di BNN. Seluruh ormas sebagai penggiat akan diklasifikasikan mulai dari tingkat Pratama, tingkat Madya dan seterusnya serta masing-masing harus bisa memperlihatkan keterampilannya dalam P4GN, terangnya.

    Dalam kesempatan tersebut, BNN berharap kepada pengurus terpilih agar bisa memberikan vokasi ke marwah organisasi kemasyarakatan dan membantu negara, dalam menggali potensi yang ada di masyarakat, sebagaimana diatur dalam undang-undang no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (BD)

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet