• Harga Beras Merangkak Naik, Disusul Daging Ayam Potong

  • Berita  
  • 131 view  
  • 0 comments
  • Jakarta, BEDAnews.com

    Sejumlah Pasar di Kota besar dan Daerah Harga Beras dan Ayam Potong merangkak naik. Seperti Keluhan Imran (40), pedagang ayam potong melayani pembeli di Pasar Kebayoran Jakarta Selatan, belum lama ini. 

    Sepekan lebih setelah Tahun Baru 2018, harga ayam potong di pasaran masih tinggi bertengger di kisaran Rp 36.000 - Rp 37.000 per kg dari harga normal Rp 30.000 - Rp 32.000 per kg. 

    Masih mahalnya harga ayam potong tersebut dikeluhkan konsumen, akibatnya pendapatan pedagang berkurang karena sepi pembeli. Harga beras saat sekarang hamper merata di sejumlah Pasar naik di imkuti Kebutuhan Pokok lainnya di samping Daging ayam poton dan cabe merah. 

    Harga ayam potong di Pasar Palmerah Jakarta Pusat kini masih dikeluhkan pedagang sejak menginjak tahun 2018 beberapa hari lalu sudah mulai naik. 

    Menurut penjual ayam potong Rahmat di Pasar Palmerah (40), harga ayam potong kini menginjak Rp 38 ribu per kilonya padahal harga normal berkisar Rp 28 ribu perkilogramnya. "Sekarang ayam saya jual Rp 38 ribu per kilo, dari awal tahun baru 2018 naiknya, pas awal-awal tahun baru Rp 32 ribu. Padahal harga normalnya Rp 28 ribu per kilo," ujar Rahmat kepada wartawan kemarin. 

    Mungkin selain itu, nggak tau harga tersebut masih berkisar itu atau bagaimana, sejak menginjak tahun batu 2018 harga cabai merah dan cabai jablay pun juga naik menjadi Rp 48 ribu per kilo padahal harga biasanya berkisar Rp 30 ribu per kilonya. 

    Sedangkan cabe rawit naik menjadi 40 ribu dari harga biasa berkisar Rp 30 ribu per kilonya. Beras pun sampai sekarang masih naik dan belum ada perubahan. "Kita jual beras ini paling murah aja sekarang masih berkisar Rp 10 ribuan per kilo, udah susah beras yang dibawah Rp 10 ribu mah, semua pada naik sekarang," ujar penjual beras, Rendi (27). 

    Ditanya soal Operasi Pasar saja hanya Gertak sambel aja hanya menakut – nakuti pedagang aja, entah gimana Pemerintah sulit amat mengsatabil Ekonomi masyakat malah makin hancur setiap pedagang kecil seperti kami ini. (SUK/DH)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet