• Harga Kedelai Anjlok Petani Merugi

  • Berita  
  • 133 view  
  • 0 comments
  • Lamsel, BEDAnews.com

    Pemerintah selama ini mencanangkan program untuk swadaya pangan dan kedaulatan pangan salah satunya adalah program padi,  jagung dan kedelai (PAJALE) dengan memberikan bantuan benih kepada kelompo-kelompok tani guna meningkatkan luasan pertanaman dan peningkatan produksi tiga komoditas tanaman pangan tersebut.

    Namun ternyata saat panen, pemerintah kembali belum mampu menyerap hasil produksi petani sehingga harga ditingkat petani anjlok yang menyebabkan petani merugi. Hal ini disampaikan ketua KTNA Provinsi Lampung (Kaslan) saat acara rembumbug paripurna KTNA Lampung Selatan di Kalianda, Rabu 10/1/18.

    Menurut Kaslan, hampir 90 persen petani khususnya lampung timur berhasil melaksanakan tanam kedelai melalui program pemerintah tapi saat ini petani rugi dengan kondisi yang ada karna harga kedelai cuma Rp. 4000/kg ditingkat petani.  Kemarin kami KTNA provinsi Lampung didatangi petani dari Lampung Timur, mereka mengeluhkan harga murah.

    "Saya sudah menyampaikan hal ini kepada bolog, tapi bulog belum sanggup membayar dengan harga HPP yang ditetapkan pemerintah melalui surat keputusan mentri dimana HPP kedelai adalah Rp. 8500/kg,” ujarnya.

    Ditambahkan Kaslan, sebelumnya harga kedelai ditngkat petani Rp. 7000-11.000 tetapi sekarang saat panen begini dan bertambahnya luasan tanaman dan peningkatan produksi kedelai harga saat ini anjlok.

    Sementara itu, menurut Amin Syamsudin, SE, ketua KTNA Lampung Selatan, kondisi begini yang mengecewakan petani karena disisi lain kami dituntut mendukung program pemerintah, tapi kami rugi saat panen raya kedelai itu tanaman yang tidak bisa disimpan lama. “Jadi mohon pemerintah segera mengatasi permasalahan harga kedelai ditingkat petani,” pungkasnya. (AW) 

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet