• Jonru Ginting Dituntut 2 Tahun Penjara Oleh Jaksa Penuntut Umum

  • Berita  
  • 146 view  
  • 0 comments
  • Jakarta, BEDAnews.com

    Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang ujaran kebencian dan sara dengan terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting, beberapa waktu.

    Dalam agenda siding, Jaksa membacakan tuntutan terhadap terdakwa supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan:

    1.    Menyatakan terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "Melakukan beberapa perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), masing-masing merupakan kejahatan ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut " sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 28 ayat ( 2 ) jo pasal 45A ayat ( 2 ) UU RI No 11 tahun 2008 sebagaimana diubah dengan UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik jo pasal 64 ayat ( 1 ) KUHP dalam DAKWAAN kesatu.

    2.  Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting selama 2 ( dua ) tahun dan denda sebesar Rp. 50 juta rupiah dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar denda tersebut maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 ( tiga ) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

    3.    Menyatakan barang bukti:

    1)  1 (satu) bendel print out fanpage facebook atas nama Jonru Ginting.

    2)   Alamat email akromfoundation.id@gmail.com dengan password  afid****2017

    3)  Akun facebook atas nama YADI GINTING dengan password  afid****2017, TETAP TERLAMPIR DALAM BERKAS PERKARA.

    4)   1 (satu) unit USB merk Scan Disk warna hitam 8 GB, dikembalikan kepada MUANNAS AL AIDID.

    5)  1 (satu) unit laptop merk lenovo IdeaPad U 310 warna hitam berikut charger.

    6)     1 (satu) unit handphone merk lenovo vibe shot warna putih.

    7)   1 (satu) buah hardisk merk Transcend warna ungu dan hitam berikut kabel data, dikembalikan kepada Terdakwa.

    8)   1 (satu) unit handphone merk lenovo type A 6000 warna hitam menggunakan Sim card Indosat M3 dengan nomor handphone 085773798083, dikembalikan kepada ANANG HERDIANA.

    4.    Menetapkan agar terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp 5000 (lima ribu rupiah).

    Atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan oleh Handry, SH dan Zulkipli, SH, MH, kuasa hukum Jonru Ginting dari tim bang Japar kurang puas atas tuntutan JPU, dikarenakan kenapa jadi tuntutan alternative, sementara dari awal terdakwa Jonru Ginting didakwakan dengan pidana khusus.

    Terhadap tuntutan ini, pihak kuasa hukum Jonru Ginting akan melakukan nota pembelaan (Pledoi  pada sidang yang akan datang Senin tanggal 26 Februari 2018. (Rudi/Eva)


    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet