• Kakanwil Kemenkumham: Pembentukkan Timpora Palu, Wujudkan Program Nawacita

  • Berita  
  • 64 view  
  • 0 comments
  • PALU, BEDAnews.com - Pengawasan orang asing di Kota Palu, khususnya Kecamatan Palu Utara dan Ulujadi bukan hanya menjadi tugas dari pihak imigrasi dalam hal ini Kemenkumham, tetapi semua pihak, termasuk masyarakat.

    Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tengah, Juliasman Purba, dalam acara Pembentukan dan Rapat Koordinasi Tim Pengawas Orang Asing (TIMPORA) Kecamatan Palu Utara dan Ulujadi di Hotel Palu Golden, Rabu (29/8/2018).

    Sehingga, lanjut Juliasman Purba, pengawasan dan penindakan hukum bagi warga negara asing (WNA) yang bermasalah dapat dilaksanakan baik dan sesuai peraturan keimigrasian.

    Dirinya menekankan beberapa hal, bahwa anggota timpora Kecamatan Palu Utara dan Ulujadi ini, dibentuk dan dalam tugasnya memberikan saran dan pertimbangan kepada instansi terkait mengenai hal yang berkaitan dengan pengawasan orang asing.

    Menurut Kakanwil Kemenkumham Sulteng ini, amanat keanggotaan timpora adalah atas dasar kepercayaan dan kehormatan untuk siap memberikan pengabdian yang terbaik bagi bangsa dan negara. Karena itu, kepercayaan yang diberikan harus dapat dipertanggungjawabkan. 

    Selain itu, pembentukkan timpora ini, telah mewujudkan salah satu program nawacita, Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla yaitu “Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya”

    Sementara itu, Kepala Imigrasi Kelas I Palu Suparman menekankan pentingnya sinergi antar komponen timpora dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga penegakan hukum berkeadilan bisa terlaksana dengan baik tanpa merugikan pihak tertentu.

    Kegiatan yang berlangsung pukul 9.30 Wita dihadiri Kepala Bidang Inteldak, Insarkom Keimigrasian Sulteng, Halim Marpul Namsyah serta para undangan yang tergabung dalam timpora diantaranya, Camat Palu Utara, Camat Ulujadi, Kapolsek Palu Utara, Kapolsek Palu Barat, Danramil 1306-07, Danramil 1306-01 dan para lurah se Kecamatan Palu Utara dan Ulujadi.

    Sebelumnya, Ketua Tim Pora Kecamatan yang juga Kasi Wasdakim, Sunaryo menjelaskan, setelah terbentuknya timpora di wilayah kerja imigrasi kelas I palu, pihaknya telah menindak beberapa orang asing yang melanggar aturan diantaranya dikabupaten Parigimoutong.

    Menurut Sunaryo, sebelum dibentukan timpora di tingkat kecamatan secara statistik dilakukan peninjauan keberadaan dan kegiatan  orang asing.Misalnya, selama tahun 2017 secara statistik di kabupaten Buol keberadaan orang asing hanya empat orang dan Tolitoli ada lima orang asing, Parigimoutong dua belas orang asing dan Donggala enam serta kota Palu berkisar 160 orang asing.Dengan data itu maka yang prioritas pembentukan timpora yakni kota Palu. (RANUR)

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet