• Ketua KPUD Tabalong Diadukan Ke Polda

  • Berita  
  • 199 view  
  • 0 comments
  • Banjarmasin, BEDAnews.com

    Akibat memposting  tulisan pada akun face booknya, Ketua KPU Kabupaten Tabalong Agus Musdian Noor  secara resmi dilaporkan ke DITRESKRIMSUS  Kepolisian RI Derah Kalimantan Selatan oleh KN JP2B (Komite Nasional Jaring Politisi Bersih), (Kamis, 28/12/17).   

    Diungkapkan oleh Tugimin, SH, Kabiro Hukum KN JP2B didampingi oleh Ketua KN JP2B, Masrian Noor, meskipun tulisan yang diposting oleh Agus Musdian  Noor  tidak menyebutkan nama lembaga, tetapi sangat kuat dugaan jika postingan itu  ditujukan kepada KN JP2B.

    Menurut Tugimin, SH, dalam persepsinya menduga bahwa Ketua KPU Kab. Tabalong merasa jengkel atas Tindakan Lembaganya yang telah menyampaikan surat kepada Agus Musdian Noor  dan Ketua Bawaslu Kabupaten Tabalong terkait adanya dugaan pelanggaran Administrasi  oleh salah satu bakal pasangan calon perorangan (indepedent).

    “Kami tidak pernah mengaku atau mempublikasikan apalagi memberikan pernyatan bahwa  Lembaga kami  sebagi Pemantau Pilkada di Kabupaten Tabalong yang sudah terdaftar dan terakreditasi   di KPU Kabupaten Tabalong,” kata Tugimin.

    Dijelaskan Tugimin ,yang dimaksud  sebagai Pemantau disini adaalah merupakan Job kami dalam melaksanakan pokok-pokok Program jangka pendek dan jangka panjang lembaga.

    Ditambahkan oleh Masrian Noor, secara tersirat postingan Agus Musdian nor  dapat disimpulkan diduga provokatif dan menohok serta mendiskreditkan lembaganya sebagai pemantau Ilegal dari luar Tabalong yang ingin membuat Pilkada Ricuh.

    “Status dan komentarnya  itu kami nilai menyesatkan dan menggiring opini publik, khususnya masyarakat Tabalong untuk membenci Lembaga kami,” katanya.

    Menanggapi isu mengenai  ketidak  legalan lembaga KN JP2B, Kabiro Hukumnya menerangkan bahwa, Lembaga ini secara hukum telah dicatat dalam akte Notaris sebagai badan hukum perkumpulan Nomor : 24 tanggal 24 Oktober 2005, terdaftar pada KESBANGPOLINMAS Provinsi Kalsel  No.220/357/ORG/KESBAG tanggal 8 Juni 2009 dan berdasarkan SK Menteri Hukum dan Azasi Manusia Republik Indonesia nomor : AH-0076504.AH.01.07 TAHUN 2016.        

    Ditempat terpisah, Agus Musdian Noor  yang dikonfirmasi melalui panggilan telepon dengan nomor 0812 5397 xxxx hanya terdengar nada sambung,begitu juga via SMS tidak merespon. (MN) 

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet