• Ketut: Pembangunan Harus Memiliki Arah

  • Berita  
  • 30 view  
  • 0 comments
  • Bandung, BEDAnews.

    Anggota DPR RI Ketut Sustiawan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga di aula FPOK RW 02 Pasirlayung, Kota Bandung, Minggu(4/2) silam.

    Dalam kegiatan tersebut legislator PDI Perjuangan ini menyampaikan beberapa hal terkait sistem ketatatanegaraan Indonesia dan Undang-Undang Dasar 1945 Negara Republik Indonesia.

    "Saya melihat saat ini masih ada masyarakat yang belum paham secara utuh amandemen undang-undang, perubahan UUD sistem ketatanegaraan lembaga legislasi seperti DPR dan lainnya. Jadi dari cara-cara seperti ini yang kami sampaikan kepada masyarakat," kata Ketut.

    ‎Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta itu, Ketut menjelaskan nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme harus terus dihidupkan. Selain itu, Ketut juga memaparkan amandeman UUD 1945, dimana MPR berubah fungsi menjadi lembaga tinggi negara.

    "Dinamika yang berkembang, MPR hanya menjadi lembaga tinggi, sehingga tak bisa memilih presiden dan wapres, GBHN juga hilang sehingga pembangunan Indonesia seperti tanpa arah," ungkapnya.

    Dikatakannya, dengan hilangnya GBHN setiap ganti presiden arah pembangunan juga berubah. Apalagi,lanjutnya pemimpin daerah juga memiliki tujuan pembangunan sendiri sehingga terkesan tidak nyambung dengan pusat.

    "Agar maksimal mestinya pembangunan harus arah pembangunan, jadi tak terkesan sendiri-sendiri," tandasnya. [mae]

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet