• Kiat Sukses Caleg Perempuan Demokrat, Raden Ajeng Ratna Suminar

  • Berita  
  • 688 view  
  • 1 comments
  • Bandung, BEDAnews

    Peraih suara terbanyak se-Jawa Barat pada Pemilu 2009 dan saat ini duduk di Komisi I DPR RI DR. HJ. Raden Ajeng Ratna Suminar, SH., MM., memberikan pembekalan kepada para Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Perempuan dari Partai Demokrat Jawa Barat, melalui kiat-kiat yang dilakukannya pada Pemilu lalu sehingga mampu meraih suara 140 ribu suara.

    “Untuk menjadi caleg yang sukses, kita harus mengutamakan silaturahmi, juga kita harus menyadari dengan melakukan analisis swot, siapa saya, dimana saya, dan bagaimana saya, karena saya ada di Kabupaten Bandung berbeda dengan di Kota Bandung, saya yang sedang berbarengan dengan anak muda harus beda pada saat saya barengan dengan Ibu-ibu pengajian. kita harus bicara dulu siapa saya, dimana dan bagaimana,” demikian dikatakan Adjeng kepada Bedanews usai menjadi pembicara pada seminar Revitalisasi Model Kampanye Untuk Meraih Kesuksesaan Pemilu 2014, yang dilaksanakan dalam rangka HUT sewindu Perempuan Demokrat Republik Indonesia Jabar di Bandung, Selasa (21/5).

    Adjeng yang berangkat dari derah pemilihan Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini, juga mengingatkan para bacaleg untuk tidak menjelek-jelekan calon maupun partai lain, jangan bersikap sombong dengan menonjolkan diri sendiri, biarlah tugas tim sukses yang akan mempromosikan diri kita, ungkapnya.

    Adjeng juga memaparkan apa yang ditulisnya dalam buku karyanya yang berjudul Peranan Berpartai Politik ‘Peranan Partai Politik Sangat Menentukan Dalam Pemerintahan, yang mengungkapkan Strategi Pemenangan Caleg Perempuan Dalam Pileg 2014,  Caleg Perempuan di Marginalkan subyek (Calon Wanita 2014) Obyek (Seluruh Masyarakat Pemilih 2014).

    Sedangkan mengenai metode srateginya, Adjeng membaginya kedalam beberapa bagian yaitu Strategi umum terdiri dari Ilmuwan Politik dan Ahli Marketing, serta Strategi Khusus yaitu Feminim Mystique (kehalusan & kelembutan seserorang perempuan).

    Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi gangguan internal yaitu kepercayaan diri caleg yang kurang, posisi perempuan yang di marginalkan. Sedangkan gangguan external yaitu, kukungan sosial budaya.

    Pada Pemilu 2009 lalu, nama DR. HJ. Ajeng Ratna Suminar, SH., MM., terpilih sebagai suara terbanyak di Jawa Barat. Hal ini membuktikan bahwa kiprahnya di masyarakat sudah tidak diragukan lagi, apalagi sebagai ketua Yayasan Ajeng Suwarno yang bergerak dibidang sosial sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

    Dihadapan para caleg perempuan partai Demokrat yang berasal dari berbagai Kota/Kab di Jawa Barat, Raden Ajeng Ratna Suminar memotivasi untuk berjuang  keras dalam Pemilu 2014, dengan memperjuangkan program-program pro rakyat serta tidak melupakan kodratnya sebagai kaum perempuan. Dengan demikian kesuksesan akan terwujud baik dalam karier maupun keluarga, ujar Ajeng. (hermanto)

    Comments

    aep saepudin team 9 | 2013-09-11 20:25:11

    kami slalu mendukung ibu

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet