• Konsep Rumah Pangan Lestari Atasi Kasus Stunting

  • Berita  
  • 144 view  
  • 0 comments
  • SULTENG, BEDAnews.com - Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 ini akan kembali melaksanakan program optimalisasi pemanfaatan kawasan pekarangan melalui pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). 

    “Dinas pangan akan melaksanakan beberapa kegiatan utama antara lain, optimalisasi pemanfaatan kawasan pekarangan melalui pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), jelas Ir. Muhidin MM, Kepala Bidang Konsumsi Dan Penganekaragaman Pangan, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah.di Palu, Kamis, (01/02/2018) lalu. 

    Menurut Muhidin, salah satu prioritas utama penerapan program tersebut adalah daerah yang banyak mengalami kasus Stunting (pertumbuhan anak dibawah normal). Dari data Bapenas, ada 100 kabupaten salah satunya Sulteng di Kabupaten Banggai, ada 10 desa, katanya.

    Hal senada juga dijelaskan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, di Bandung, Jawa Barat, menurutnya, BKP mewancanakan membuka program KRPL pada 100 kabupaten.Prioritas utama penerapan program tersebut yaitu daerah yang banyak mengalami kasus stunting sebagaimana dilansir metrotvnews.com Selasa 8 November 2017.

    "Berdasarkan alokasi dana dari pusat, kita mendapat kucuran dana untuk 75 desa atau 75 kelompok. Itu tersebar pada 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, besarannya Rp. 50 juta perkelompok. Adapun sasaran kegiatan itu, Kelompok Wanita Tani dan Dasawisma”, ungkap Muhidin.

    Tujuan kegiatan KRPL sendiri adalah memberdayakan rumah tangga, dan masyarakat dalam penyediaan sumber pangan dan gizi melalui optimalisasi pemanfatan pekarangan lahan sekitar tempat tinggal.  Tujuan lainnya untuk meningkatkan kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yg beragam, bergizi seimbang dan aman. 

    "Ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No 18 tahun 2012 tentang pangan. Serta amanat Peraturan Pemerintah No 17 tahun 2015 tentang ketahanan pangan dan gizi. Regulasi ini sdh memberikan sinyal kepada kita untuk melaksanakan kegiatan tersebut. "ungkapnya.

    Selain itu kata Muhidin, untuk indikator  skor Pola Pangan Harapan (PPH) atau Desirable Dietary Pattern (DPP), sudah sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kementrian pertanian pada tahun 2019, dengan skornya 90,25. (RAHMAD NUR)

     

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet