• Pasokan Sabu Ke Lapas Ciamis Digagalkan Sipir Dan Satres Narkoba Polres Ciamis

  • Berita  
  • 110 view  
  • 0 comments
  • Ciamis,BEDAnews

    11 paket narkotika jenis sabu seberat 7,10 gram di dalam kue semprong dan wafer stik yang akan diselundupkan kurir jaringan peredaran narkoba antar Lapas (lembaga pemasyarakatan) ke Lapas Kelas II B Ciamis berhasil digagalkan petugas lapas (sipir) kerja bareng dan sigap jajaran Satres Narkoba Polres Ciamis. Pelaku perempuan Int (36 th) warga Purwaharja, Kota Banjar ini sering besuk ke Lapas karena ada pacarnya warga binaan di dalam Lapas. Naas lantaran kunjungan kamis (19/7/2018) lalu gerak geriknya dicurigai sipir penjara.

    Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso saat menggelar ekspose perkara di Mapolres Ciamis, Jum’at (27/07/2018) mengatakan sabu tersebut pesanan warga binaan Lapas Ciamis "Saat itu petugas Lapas mencurigai barang bawaan pelaku berupa makanan yang akan diserahkan kepada narapidana R, petugas Lapas memeriksa barang bawaan pelaku dengan seksama. Ternyata kecurigaan itu benar, di dalam makanan kue semprong dan astor yang dibawa pelaku, terdapat 11 paket sabu-sabu,” ujar Kapolres. Sipir kemudian berkoordinasi dengan Kepala Lapas dan selanjutnya melaporkan ke Satnarkoba Polres Ciamis. “Setelah mendapat laporan, anggota kami langsung datang ke TKP dan melakukan penangkapan terhadap pelaku"  ujarnya kepada para Awak Media.

    Paketan Sabu dan Barang Bukti lainnya diamankan Polres Ciamis juga Int, serta pemesan barang haram tersebut R yg juga narapidana dalam kasus narkotika dengan vonis 5 tahun 1 bulan pada 2014 lalu amar putusan Pengadilan Negri Tasikmalaya.

    Kepolisian masih terus mendalami proses transaksi peredaran narkoba ke dalam lapas yang diduga dilakukan melalui pesan pribadi melalui media sosial. Menurut AKBP Bismo, peredaran narkoba ini merupakan jaringan narkotika antar Lapas. Karena barang tersebut dikirim dari seseorang yang kini ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) di wilayah Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah "Barang itu dari Nusakambangan. Dengan melalui beberapa modus atau kurir, sampai akhirnya ke Lapas Ciamis. Ini terus kita dalami," ujar Bismo.

    Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, pasal 112 dengan ancaman pidana penjara 5 tahun hingga 20 tahun penjara.  (abraham/ppc)

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet