• Pelajar Garut Raih Emas O2SN Tingkat Nasional

  • Berita  
  • 461 view  
  • 0 comments
  • Garut, BEDAnews

    Lima siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) menerima penghargaan Bupati Garut pada upacara peringatan Hari Jadi Propinsi Jawa Barat ke-68 Tahun 2013 Tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Lapang Apel Setda Senin (19/8) pagi, yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut H. Iman Alirahman.

    Kelima siswa tersebut merupakan bagian dari perwakilan Propinsi Jawa Barat yang meraih medali emas pada olimpiade olahraga siswa Nasional (O2SN) Tingkat Nasional 2013 di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu. Pada ajang tahunan tersebut Propinsi Jawa Barat berhasil meraih 18 emas, 11 perak dan 12 perunggu dan menempatkannya berada di posisi kedua dibawah Jawa Timur.

    Para pelajar penerima penghargaan Bupati Garut, tersebut diantaranya adalah Andika Danireksa, Siswa SMPN 2 Tarogong Kidul, peraih mendali emas pencak silat; Deden Deni, SMPN 1 Cilawu, peraih medali emas Bola Voly; Agi Ginanjar, SMPN 3 Leles, peraih medali emas bola voly; Andre Kristian Gunaya, SDN Suci Kaler, periah medali emas Tenis Meja Putra dan Desvi Rahma PM, SDN Wanasari 2 Cikajang, peraih medali perunggu pencak silat.

    Selain lima orang pelajar, dua orang guru asal kabupaten Garut juga meraih penghargaan Bupati atas keberhasilanya menjadi pelatih terbaik pada O2SN tingkat Nasional 2013 tersebut. Mereka adalah Momo Sumarna, SDN Wanasari 1 Wanaraja, pelatih pencak silat O2SN tingkat Nasional dan Wawan SP., S.Pd., guru SDN Regol 4 Garut Kota sebagai pelatih Tenis meja O2SN tingkat Nasional 2013.

    Dalam kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan Bupati kepada guru-guru berprestasi tingkat Kabupaten Garut tahun 2013, diantaranya diberikan kepada Dian Herliani, guru TK Aisyiyah I Garut; Ida Siti Faridah, Guru SDIT Persis; Kusnadi, guru SMP 4 Tarogong Kidul; Ahmad Imron, SMP 1 Cisewu; dan Suhartini, guru SMPN 1 Garut.

    Kemudian Darpan, guru SMAN 1 Garut; Yani Sundani, guru SMAN 8 Garut; Enang Tatang, guru SMAN 11 Garut; Fery Indra Kusuma, guru SMK Alhikmah; Drs. Puji Santoso, SMKN 1 Garut; Tina Maryani, TK Karya Bakti; Asep Sudrajat, Kepala SDN Cibatu 2; Drs. Dadang Argo Purnomo, Kepala SMAN 7 Garut; H Apip Saeful Bahri, Kepala SMKN 10 Garut; Lutfi Noviandi, Pengawas SMA;  Wawan Yogaswara, Pengawas SMK.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Garut H. Iman Alirahman mengatakan, berbagai keberhasilan  pembangunan Jawa Barat yang telah dicapai saat ini, merupakan pelaksanaan dari  sepuluh Common Goals dan lima strategi operasional pelaksanaan pembangunan.

    Kelima strategi tersebut diantaranya dititik beratkan pada pelibatan komunitas berbasis masyarakat dalam pembangunan melalui prinsip penguatan aktor lokal dan pengintegrasian potensi nyata pembangunan seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

    Indikator keberhasilan tersebut, jelas Gubernur dapat dilihat dari beberapa capaian  indikator makro pembangunan tahun 2012, yang antara lain IPM mencapai angka 73,19 poin. Laju pertumbuhan ekonomi  (LPE) dapat dipertahankan sebesar 6,21 %; inflasi 3,86 %; penduduk miskin 9,89 % dan tingkat pengangguran terbuka  mencapai 9,08 %. Angka partisipasi kasar (AKP) SD/MI 119,31%; AKP SMP/MTS 94,55 %; AKP SMA/MA 67,78 % dan AKP-Perguruan Tinggi 15,19 %. Pada sektor kesehatan, angka harapan hidup (AHH) 68,60 tahun; angka kematian bayi (AKB) 30 per 1000 kelahiran hidup.

    Dalam bidang infrastruktur, beberapa kemajuan antara lain kemantapan jalan yang mencapai 97,05%; rasio elektrifikasi rumah tangga 73,55 %; dan jaringan irigasi kondisi baik sebesar 64,52 % yang telah berhasil mendorong peningkatan intensitas tanam padi sebesar 200%, serta menghasilkan gabah kering giling (GKG) sebesar 11,27 juta ton dan itu menyumbang sekitar 18 % terhadap produksi padi Nasional. (Sighar/Yanti)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet