• Peluncuran Film Restorasi Pagar Kawat Berduri

  • Berita  
  • 260 view  
  • 0 comments
  • Jakarta, BEDAnews.com

    Untuk menjaga dan memelihara aset sejarah dan budaya nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) melakukan restorasi film nasional. Pusbangfilm melakukan restorasi terhadap film Pagar Kawat Berduri arahan sutradara Asrul Sani yang diproduksi tahun 1961 pada tahun lalu.

    Peluncuran film hasil restorasi dilakukan Mendikbud Muhadjir Effendi bersama Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid dan tokoh perfilman nasional, di Pusat Perfilman Usmar Ismail jl Rasuna Said Jakarta Senin lalu.

    Mendikbud Muhadjir Effendy mengemukakan, media film merupakan sarana pembelajaran dan pendidikan serta nilai sejarah perjuangan bangsa dan hiburan terhadap masyarakat, untuk itu pihaknya merasa terpanggil untuk dapat meningkatkan kwalitas perfilman Indonesia, yang diharapkan akan dapat menumbuhkan calon peminat perfilman di Indonesia, hingga produk film nanti dapat menjadi ruan rumah dinegeri sendri.

    Selain itu, Kepala Bidang Apresiasi dan Tenaga Perfilman Pusbangfilm Sanggupri mengatakan, "Tahun ini sebagai langkah awal kita lakukan restorasi terhadap salah satu film bersejarah, yaitu Pagar Kawat Berduri. Hasil restorasi ini yang diputar pada Desember tahun 2017 lalu," pada pemutaran film Pagar Kawat Berduri hasil restorasi, dihadiri aktor Slamet Rahardjo, dan Rizka F.Akbar dari perusahaan.restorasi film

    Adapun tujuan program restorasi film nasional ini, adalah mengembalikan kualitas arsip film sedekat mungkin dengan kualitas awalnya, dan juga merupakan upaya pelestarian budaya Indonesia. "Selain itu juga untuk mengembalikan dan meningkatkan minat generasi muda, untuk mengenal sejarah bangsa melalui film," kata Sanggupri.

    Sedangkan pekerjaan restorasi film nasional dilakukan pihak ketiga melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah. Pemenang lelang adalah PT Render Digital Indonesia, yang bertugas menyelesaikan restorasi dalam jangka waktu 100 hari.

    Sementara itu, Rizka F. Akbar dari PT Render Digital Indonesia menjelaskan bahwa, proses restorasi terdiri dari tiga tahap berupa. prarestorasi, serta. restorasi, dan. pascarestorasi. "Pada tahap prarestorasi kita melakukan riset, serta kurasi, dan assessment terhadap koleksi film. Kemudian tahap restorasi yaitu pembersihan dan reparasi fisik master film serta digitalisasi yaitu proses scanning dan telecine," kata Rizka dan ditahap pasca restorasi dilakukan restorasi digital untuk gambar serta koreksi warna, restorasi digital untuk suara, dan digital film mastering.

    Disamping itu, aktor Slamet Rahardjo mengatakan, para sineas film  menyambut baik atas kepedulian pemerintah terhadap keberlangsungan perfilman Indonesia, sebagai media pembelajaran dan nilai sejarah perjuangan bangsa, untuk dapat memberikan wawasan terhadap generasi bangsa, serta diharapkan pemerintah dapat membangun sekolah bidang film, untuk dapat menumbuhkan calon sineas film nanti.

    Keberadaan Film Pagar Kawat Berduri bercerita tentang apa makna perjuangan, baik ditinjau dari sisi pejuang Indonesia yang tertawan pemerintah Belanda saat itu, maupun dari sisi serdadu Belanda. Film ini mengambil setting pada masa perjuangan rakyat Indonesia merebut Kemerdekaan dari Belanda. Aktor yang bermain di film ini antara lain Sukarno M. Noor dan B. Ijzerdraat.

    "Film ini berdurasi 123 menit, dan setelah proses restorasi tetap dipertahankan agar durasinya tetap sama," kata Rizka menambahkan. (Shp/Nur Wdy).

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet