• Pemilik Jasaboga Mendapat Sertifikat Layak Sehat

  • Berita  
  • 657 view  
  • 0 comments
  • Sukabumi, BEDAnews.com

    Dinas Kesehatan Kota Sukabumi melalui Bidang P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, senantiasa berupaya optimal melaksanakan pembinaan dan penyuluhan, kepada para pemilik jasaboga di Kota Sukabumi. Adapun pembinaan yang belum lama ini dilaksanakan, yakni kepada 60 pemilik jasaboga, yang terdiri dari pemilik rumah makan dan catering se Kota Sukabumi.

    Maksud dan tujuannya, seperti dijelaskan Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati, untuk memberikan pengetahuan, wawasan dan pemahaman kepada para pemilik rumah makan dan catering di Kota Sukabumi, tentang higiene sanitasi khususnya TPM (Tempat Pengolahan Makanan), untuk memberikan jaminan makanan dan minuman yang aman, bersih dan sehat, untuk dikonsumsi oleh warga masyarakat.

    Sebab TPM yang tidak higiene, sangat berpotensi menimbulkan gangguan terhadap keamanan, kebersihan dan kesehatan makanan dan minuman, serta dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit, seperti keracunan dan sebagainya, bagi warga masyarakat yang mengonsumsinya. Untuk itu, makanan dan minuman yang disediakan di TPM, harus memenuhi berbagai persyaratan kesehatan, termasuk lokasi dan bangunannya. Yang tidak kalah penting, dalam melakukan penyajian serta pengolahan makanan dan minuman, tidak menggunakan zat kimia, karena dapat membahayakan terhadap keamanan, kebersihan dan kesehatan bagi warga masyarakat yang mengonsumsinya.

    Dijelaskan pula, seluruh pemilik jasaboga di Kota Sukabumi yang sudah mengikuti pembinaan dan penyuluhan tersebut, mendapat sertifikat layak sehat, dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Karena para pemilik jasaboga tersebut, sudah memiliki pengetahuan, wawasan dan pemahaman tentang higiene sanitasi khususnya TPM, termasuk dalam menjaga keamanan, kebersihan dan kesehatan makanan, yang akan dikonsumsi oleh warga masyarakat.

    Disamping itu juga dijelaskan, dilaksanakannnya pembinaan dan penyuluhan kepada para pemilik jasaboga di Kota Sukabumi ini, sebagai salah satu upaya dan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, kepada para pemilik jasaboga di Kota Sukabumi, khususnya dalam melakukan penyajian dan TPM, untuk memberikan jaminan makanan dan minuman yang aman, bersih dan sehat, bagi warga masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi akan melaksanakan kegiatan yang sama, bagi para pemilik jasaboga di Kota Sukabumi yang belum mengikuti kegiatan tersebut.

    Sedangkan untuk makanan jajanan atau warung kecil, pembinaan dan penyuluhannya dilakukan oleh pegawai Puskesmas masing-masing. Diungkapkannya, berdasarkan data yang ada, hingga tahun 2015, di Kota Sukabumi ada sekitar 371 makanan jajanan yang berhasil didata oleh Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, serta sudah dilakukan pembinaan dan penyuluhan kepada para pedagangnya.

    Namun demikian, pendataan sekaligus pembinaan dan penyuluhan tersebut akan dilakukan kembali oleh Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, karena tidak menutup kemungkinan masih banyak makanan jajanan atau warung kecil yang belum terdata.

    “Adapun maksud dan tujuannya, supaya ada peningkatan kualitas, termasuk keamanan, kebersihan dan kesehatan terhadap berbagai jenis makanan jajanannya, untuk dikonsumsi oleh warga masyarakat,” pungkasnya. (MYS) 

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet