• Penghitungan Beban Kerja Guru Harus Fair.

  • Berita  
  • 33 view  
  • 0 comments
  •  

    Bandung BEDAnews.com

    Penghitungan beban kerja guru PNS dalam memenuhi kewajiban sebagai pengajar yang harus 24 jam perminggu harus dihitung secara fair, setara dengan kewajiban pns atau asn yang memiliki beban kerja sebanyak 40 jam perminggu dikurang istirahat atau 37,5 jam perminggu.

    Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi V DPRD provinsi Jawa Barat, H. Yomanius Untung, S.Pd di Gedung DPRD Jawa Barat 

    Harus dihitung juga di perencanaan dia, perencanaan pembelajaran dia, kemudian harus dihitung berapa jam penilaian atas hasil belajarnya, berapa jam juga bimbingan konselling, evaluasi,  dan sebagainya ini semua kemudian harus dihitung secara fair sebagai bagian dari benban kerja guru PNS.” Ujarnya.

    “Jadi kalau beban kerja PNS termasuk Guru ASN itu 40 jam, jangan kemudian guru yang hanya mengajar 24 jam itu belum memenuhi kewajiban 40 jam dikurangi istirahat 37,5. Tadi disepakati bahwa 24 jam itu sudah memenuhi ketentuan 37,5 jam beban kerja asn/PNS.”Ujarnya.

    Diungkapkan Untung, Sedangkan untuk honorer yang 1 jamnya Rp. 85 ribu , harus diingat bagi yang terbiasa ngajar kalau bicara 1 minggu 24 jam. itu yang dijadikan patokan honornya 24 jam itu satu minggu.

    “Jadi kalau Rp. 85 ribu perjam  dalam satu minggu ya kali itu saja (24 jam itu satu minggu) tidak kali 4 minggu. Kalau misalkan pendidik ngajar seminggu 24 jam patokan gajinya 24 jam bukan 24 x 4  yang 96 nya bukan 96 jam…”ungkapnya.

    Sementara untuk guru yang ngajar di swasta Untung mengungkapkan. Swasta itu bergatung kepada kebijakan Yayasan sekolahnya, tetapi  secara bertahap kita upayakan untuk penetapan UMR bagi guru.

    “AngkaRp. 85 rb, perjam itu referensi diantaranya adalah UMK, rata-ratanya UMK itu Rp. 1,6 jt perbulan, sehingga kalau hitung 85rb x 24 berarti 2 jt/bulan. Kita mendorong di sekolah swasta dilakukan hal seperti itu acuannya. Persoalannya kalau misalkan begitu, bebannya kembali ke orang tua akan ada kemungkinan dinaikan spp bulanan.  Timana atuh duitna..” Ujar Untung@hermantz

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet