• Peraktisi Akademisi Bekali Santri, Mahasiswa Dan Peramuka Isu Seksi pelanggaran Pilkada Ciamis 2018

  • Berita  
  • 114 view  
  • 0 comments
  • Ciamis,BEDAnews

    Money politik, Netralitas ASN, Bantuan Sosial, Rotasi-mutasi dikalangan ASN, Dana Kampanye dikatakan Peraktisi Akademisi Universitas Galuh, Endin Lidinilah merupakan isu-isu seksi  yang menjadi konsen.

    “Isu seksi dari hasil evaluasi pilkada 2018 yang menjadi konsen hasil kajian dari rangkaian pilkada yang menjadi isu-isu krusial, di Ciamis kontekstualisainya ada di netralitas ASN  karena kontestan yang satu Petahana dan Mantan Sekda jadi terbentuk dua gerbong” Kata Endin Lidinilah kepada BEDAnews.com menjelang ia menjadi pemateri yang di hadirkan Panwaslu Kabupaten Ciamis dalam kegiatan Sosialisasi Pojok Pengawasan Bersama Mahasiswa, Santri, Dan Peramuka Pada Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati Dan Wakil Bupati Ciamis Tahun 2018 di Hotel Tyara Plaza Ciamis, senin (12/03/2018).

    Ujarnya peserta sosialisasi akan dibekali menjadi pengawas parsitipatif memahami potensi pelanggaran, kenapa ASN itu walaupun sudah ada pengalaman di beberapa daerah walaupun sudah ada penindakan tetapi masih berani, itu ada beberapa faktor penyebabnya yang akan di geber nanti, kemudian pola-polanya juga ada yang menjadi tim penyusun visi misi, ada yang sembunyi-sembunyi dan terang terangan “Isu krusial dengan substansi demokrasi, substansi demokrasi  kan  masyarakat bisa memilih secara rasional sehingga terpilih pemimpin bukan hanya legitimid” kata Endin.   

    Kordiv Penindakan Pelanggaran Panwaslu Ciamis, Uce Kurniawan mengatakan targetan pilklada yang berintegritas tercapai “Output targetan pilkada, kalau temen-teman KPU dan lainnya Pilkada Sukses Tanpa Ekses maka kami tambah menjadi Pilkada Sukses Tanpa Ekses dan Berintegritas, sebab integritas itulah yg menggaransi  Pimpinan Ciamis ini punya harapan perubahan” kata Uce.

    Tentang acara yang digelar, Uce mengatakan dalam rangka membangun komunkasi “Kita sudah ada mou bersama perguruan Tinggi dan Peramuka, ini mengingatkan kembali sejatinya pengawasan bukan hanya milik Panwaslu tetapi milik semua elemen masyarakat  dan mengingatkan pelaksanaan pemilihan sudah semakin dekat”  kata Uce. Dengan diundangnya mereka   lantaran  sudah ada komunikasi sebelumnya tentang pengawasan pemilu, Uce berharap setekholder Kabupaten Ciamis khususnya  mahasiswa, santri, dan peramuka bisa  kembali secara bersama-sama untuk melakukan pengawasan pilkada agar targetan pilklada yang berintegritas tercapai.   (abraham)

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet