• PGM Garut Rayakan Milad ke-3

  • Berita  
  • 857 view  
  • 0 comments
  • Garut, BEDAnews

    Momentum paling tepat di miladnya yang 3, sekaligus hari bersejarah bagi Persatuan Guru Madrasah (PGM), dimanfaatkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke III sekaligus Diskusi Pendidikan  dengan tema “Eksistensi UU Guru dan Dosen serta Urgenitas Organisasi Profesi Bagi Guru Madrasah” yang berlangsung di Gedung Hikmat, Rabu (11/04).

    Rakerda sendiri membedah materi untuk 2013, dimana Porseni PGM tingkat Jawa Barat akan digelar di Garut yang diikuti oleh 26 Kabupaten/ kota di Jawa Barat, sebuah keberanian dari kabupaten Garut juga supaya pencitraan guru madrasah bisa terangkat dan bisa menjadi motivasi bagi guru yang berpotensi dan guru cita citanya lebih tercapai.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGM Kabupaten Garut, H. Ade Poniman S.Pdi, MA., menuturkan dalam 3 tahun ini PGM sudah melakukan beberapa kegiatan, tahun pertama melakukan sosialisasi dengan dinas, dengan organisasi organisasi se-profesi, LSM LSM, Media, tahun kedua melakukan pelatihan pendidikan baik workshop ataupun seminar, sekitar 5 kali pendidikan/ pelatihan, dan tahun ketiga disiapkan porseni siswa bersama dengan kementrian agama yang digelar dikerkhof  tahun 2011 yang lalu.

    Pada tahun yang sama PGM Garut untuk Porseni Madrasah memberangkatkan sekitar 75 personil di Cirebon,  dan Desember 2011 menyelenggarakan Jalan Santai Menuju Umroh di alun alun Garut, rencananya Mei atau Juni 2012 akan diadakan jalan santai yang diikuti oleh guru dan siswa mulai dari tingkatan RA sampai Aliyah, tujuannya agar eksistensi guru madrasah terasa dan berdampak positif bagi masyarakat kabupaten Garut.

    Di Garut sendiri baru 17 DPC yang sudah dilantik dan definiti, rencananya tahun ini bisa 85%  seluruh DPC bisa dilantik, guru madrasah yang masuk PGM baru sekitar 50%, tahun 2012 ditargetkan 90%, karena ada kaitannya dengan kegiatan kegiatan ujian yang akan dilaksanakan oleh siswa,  Mei 2012 lebih intensif dalam masalah keanggotaan.

    Rakerda III ini membahas evaluasi program 2011, dan program tahun 2012 dan yang akan datang, paling utama membahas kegiatan PORSENI PGM tingkat provinsi yang akan digelar di kabupaten Garut pada tahun 2013 nanti.

    Ditemui ditempat yang sama, Dewan Pakar DPD PGM Kabupaten Garut, Prof. Dr. Abdul Kodir, M.Pd mengungkapkan, dalam UU Guru dan Dosen status atau kedudukan guru madrasah baik yang negeri maupun swasta statusnya sama, kalau dia profesional punya Nomer Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan ikut sertifikasi kemudian mendapat sertifikat, berhak mendapat perlakukan sama dan berhak mengajar dimanapun, namun tantangannya guru madrasah ini siap tidak untuk meningkatkan kualitas diri/ kemampuan diri atau mutu ?.

    Itulah pentingnya setiap guru masuk ke organisasi profesi, karena dalam UU Guru dan Dosen, setiap guru wajib bergabung dengan organisasi profesi keguruan misalnya PGM, ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai pendidik dan tenaga pendidik.

    Abdul Kodir atau yang akrab disapa Koko ini menambahkan, Ada Standar Nasional untuk tenaga pendidik dan kependidikan, guru madrasah harus tanggap, kalau tidak tanggap mereka akan tergilas, guru sekarang adalah sebagai profesi, dan penghargaan terhadap profesinya jelas dijamin oleh UU, dengan kualifikasi kemudian pengakuan sertifikasinya seperti apa.

    Sekarang tidak ada diskriminasi terhadap guru, Cuma perbedaannya ada guru dibawah naungan Kementian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan juga ada guru dibawah naungan Kementrian Agama (Kemenag), manajemen pengelolaannya saja yang berbeda, untuk hak, kewajiban dan tanggung jawab itu persis sama. pungkasnya. (Yuyus)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet