• Polda Jabar Bantah Petieskan Kasus Limbah B3 PT. TJS

  • Berita  
  • 8870 view  
  • 3 comments
  • BEDAnews, Bandung

    Kepolisian Daerah Jawa Barat membantah telah mempetieskan kasus dugaan pencemaran lingkungan limbah B3 oleh PT. Tenang Jaya Sejahtera (TJS) di Desa Udug-Udug, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.  

    Sebagaimana tuduhan yang dilontarkan Forum Peduli Cinta Damai (FPCD) bahwa warga sudah melaporkan kasus pencemaran lingkungan limbah B3 oleh PT. TJS ke polda Jabar tertanggal 22 Desembar 2011 dengan nomor laporan LPB /99/XII/2011, namun ada indikasi dipetieskan karena hingga kini kasusnya tidak ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. 

    Kasubdit Tipiter IV Polda Jabar, AKBP Iwan Imam S, SIK., MH., menegaskan bahwa tidak ada perintah atau permintaan dari siapapun agar polda Jabar mempetieskan kasus Dugaan B3 di PT TJS.  

    “Masyarakat harus tahu, bahwa kasus ini masih dalam proses penyidikan, kemarin saja (Jumat pecan lalu-red) pihaknya sudah mengadakan rapat koordinasi antara polda, BPLH, kementrian dan instansi lainnya,” ungkap Iwan Imam di Mapolda Jabar, Selasa (20/3). 

    Justru sejak menerima laporan masyarakat, pihaknya lanjut Iwan Imam, sudah melakukan pemeriksaan termasuk sejumlah saksi-saksi yang terkait dengan kasus ini. Begitu juga dengan pemeriksaan sample –sample yang diduga limbah B3, sudah disampaikan ke laboratorium untuk diperiksa. 

    “Kita harus bisa membedakan mana pidana kasus lingkungan hidup, mana pidana umum, jadi butuh waktu. Kami tetap bekerja professional dengan tanpa permintaan atau tekanan dari pihak manapun,” ucap Iwan. 

    Rencananya terang Iwan, polda Jabar akan bekerja sama dengan saksi ahli, untuk mengetahui apakah mengandung unsure B3 atau tidak, meski ada dugaan kuat bahwa itu mengandung B3. Tapi secara yuridis atau bentuk formil materilnya perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

    “Butuh ahli untuk menentukan B3 atau tidak, ada rumus tertentu untuk mengetahuinya, karena polisi bukan ahlinya untuk menentukan hal itu, nanti hasil penelitian para ahli B3 akan di kaitkan dengan ahli pidana,” jelas Iwan. 

    Diungkapkannya bahwa hingga kini Polda Jabar sudah memeriksa  beberapa orang saksi, yaitu Suryana, Udin, Agus Suntara, Endang Sutarna, Adang Ewin dan Tulus.

    Bukan hanya itu, Polda Jabar juga sudah mengamankan beberapa barang bukti yaitu 2 kantong plastik diduga B3 ukuran 2 Kg diambil dari titik satu, 2 kantong Plastik lagi Diduga B3 ukuran 2 Kg diambil di titik Dua, 2 kantong plastik ukuran 2 Kg berisi tanah yang tercemar B3 dari titik tiga dan 2 kantong plastik ukuran 2 kg berisi tanah sebagai pembanding yang tidak tercemar B3 dari titik empat.

    “Dalam setiap proses kasus, itu tidak gampang. Ada beberapa tahapan mulai penyelidikan, penyidikan, pemeriksaan saksi-saksi sampai terfokus  seseorang ditingkatkan jadi tersangka, baru dilakukan gelar perkara,“ tandas Iwan.

    Namun dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, kemungkinan masih kurang. Rencananya pemeriksaan berlanjut ke pihak  lainnya yang terkait aktifitas perusahaan tersebut, termasuk mantan Dirut Sdr Toto. (Hargribs/Sb) 

    Comments

    lina marlina | 2014-02-18 09:12:25

    assalamualaikum wr.wb...ada lowongan pekerjaan ga di pt tenang jaya sejahtera ( tjs)

    Timur.H | 2013-08-01 14:26:13

    kpd:bpk/ibu, bag. Purchasing PT.TAEKWANG saya atas nama managemet PT.Kreasindo Cahaya Sejati ingin bekerja sama dalam pengadaan brg khususnya Oli.kami telah byk bekerja sama dgn perusahaan di Indonesia, baik industri,pertambangan, perkebunan dan tranportasi.kami akan memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan perusahaan. utk info: 02155752891/081281042499.

    Gundosugw | 2012-11-02 07:10:00

    Aloha! zxu

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet