• Polisi Ciamis Ciduk Pemilik Akun FB Heri Seri Keris Postingan Hina Polisi Bernada Provokatif

  • Berita  
  • 158 view  
  • 0 comments
  • Ciamis,BEDAnews

    Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso saat press rilis di Mapolres Ciamis, senin (5/11/2018) tegaskan HN (27 th) pemilik akun FaceBook (FB) “Heri Seri Keris” telah memposting menyebarkan ujaran kebecian dengan mengunggah tulisan dianggap menghina polisi via medsos walaupun sudah meminta maaf tetap terancam Pasal 27  ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 UU Noimor19 Tahun 2016 tentang transaksi elektronik dengan ancaman pidana 4 tahun penjara dan atau denda Rp 760 Juta untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

    Laki-laki Warga Desa Langkapsari, Kecamatan Banjarsari ini terungkap memposting ujaran kebencian saat Tim Patroli Syber Polda Jabar menemukan sebuah akun FB yang mengunggah poto-poto Polisi menggelar Oprasi Zebra 2018, lalu Personil Satreskrim Polres Ciamis bergerak menelusuri keberadaan pemilik akun dan menciduknya “Kami sudah berkoordinasi dengan saksi ahli bahasa tulisan tersangka merupakan ujaran penginaan, berkalimat kasar dan tidak sopan. Itu berpotensi negatif sehingga perlu ada penindakan” ujar Kapolres Ciamis dihadapan para awak media.

    Kepada penyidik HN mengaku mengunggah ujaran kebencian itu karena kesal kepada polisi sebab ia ditilang di kawasan Banjarsari kamis (1/11/2018) “Waktu ditilang memang dia tidak punya SIM, tidak menggunakan helmet dan mengendarai sepeda motor perotolan” ujar Kapolres.

    AKBP Bismo Teguh Prakoso menghimbau kepada masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, dan juga jangan gegabah menuliskan ujaran kebencian serta provokasi pada media sosial karena itu bisa dipidanakan. Selain lembaran print-outan ujaran kebencian, satu buah phonsell milik HN diamankan untuk dijadikan BB.

    Sementara itu, inilah postingan HN di laman Fbnya “Tni sang pelindung rakyat  Merdeka  Polisi sang penindas rakyat   Gera Malodar bangsat”, “Polisi bangsat bisana menindas rakyat  mudah2an tereh modar  T d podaran ge modar sorangan kakak”. 

    Di hari yang sama Kapolres Ciamis melaui awak media usai ekposs kasus kedua yakni, keberhasilan jajarannya mengungkap dugaan penipuan atas pelaporan korban T (59 th) warga ciamis mengaku teretipu  sejumlah Rp 484 Juta oleh laki-laki tampan pertemanan di FB yang mengaku karyawan Perusahaan Penambangan Minyak Lepas Pantai, menghimbau masyarakat agar selektif bertemanan di FB, lantaran kajahatan dunia maya seperti penipuan rancak terjadi dan menimbulkan korban, jangan mudah percaya dengan bujuk rayu orang yang baru dikenal, apalagi kenalnya di medsos, kejadian wanita kepincut cowok tampan di FB dan berujung kena tipu uang sudah rancak terjadi.

    Cowok kenalannya dunia maya T itu ternyata morotinnya tengah mendekam di Lapas Jelekong hingga keluar dari tahanan. Pelaku yang berFB ria di balik jeruji FM alias Okek mengibuli korban menampilkan poto-poto tampan. “Selama berkomunikasi dengan pelaku, korban dimintai uang  dalam beberapa kali,  dan mentrsanfer hingga berjumlah Rp 484 jt, modusnya meminjam uang untuk biaya pulang dari laut ke darat” ujar Kapolres Ciamis, Selama lima bulan menjalin komunikasi  namun tidak pernah beremu di darat, kemudian korban menyadari bahwa merasa ditipu karena terus mendapat ancaman maka korban melaporkan kejadian tersebut ”Ketika korban memutuskan tidak melakukan komunikasi lagi, pelaku mengancam mengadukan perselingkuhannya kepada suami korban dan menyebar luaskan di fb” ujar Kapolres.

    Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus diduga penipuan ditemukan beberapa BB: Rekening Koran Perbankan an T Dinivitasari, satu kartu ATM, 51 lembar slip trsanfer. “Disaat dilakukan penangkapan pelaku sudah bebas menjalani hukuman, namun kejahatan penipuan dilakukan semenjak dibalik jeruji lapas. Pelaku akan dijerat pasal 378 KUHAP Jo 372 KUHAP ttg penipuan dan atau penggelapan uang” terangnya.     (abraham)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet