• PRATAMA, Asosiasi Umroh dan Haji Diakui Pemerintah

  • Berita  
  • 264 view  
  • 0 comments
  • Jakarta, BEDAnews.com

    Ketua Penyelenggara Pratama, Andika Surachman mengatakan,  semakin maraknya, dan kompleksitas persoalan umrah dan haji yang merugikan jamaah, kehadiran penyelenggrara ini dinanti- nanti oleh masyarakat. Terlebih semakin banyaknya penyelenggara yang nakal terhadap calon jamaah sehingga berakibat fatal  yang sangat merugikan para calon jamaah umrah dan haji dan mergikan pemerintah. 

    Dalam hal ini, lagi-lagi Kementerian Agama menjadi tumpuan besar harapan keluarga jamaah untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut. Dalam situasi itulah penyelenggara umrah dan haji, tokoh agama (masyarakat) bersatu untuk mengumpulkan visi-misi sehingga bisa memberikan solusi positif yaitu: Pratama. Inilah jalan keluarnya. 

    Perlu diketahui, Pratama adalah Asosiasi umrah dan haji yang diakui oleh Kemenag (Pemerintah) memlalui surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-001514.AH.01.07. Tahun 2016 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan  Travel Umrah dan haji pada tanggal 27 Desember 2016. 

    Pratama awalnya terbentuk merupakan perkumpulan dan pemikiran mendirikan wadah para industry jasa umrah dan haji, wisata, dan  unsur terentitas seperti lembaga keuangan, asuransi, koperasi, hotel, penerbangan, katering, transportasi darat.   

    “Pada tanggal 5 Nopember berkumpulah para ahli pratisi Islam untuk mewujudkan,” ujar Andika Surachman, ketua Penyelenggara Umrah dan Haji Pratama di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

    Lebih lanjut, Andika Surachman mengakui, pembentukan ini sukses industry jasa umrah dan haji  dalam dan luar negeri. Dengan tantangan beragam, terut memacu realitas tantangan yang ada.  Kita mengetahui tambah Andika Surachaman, tidak sedikit yang jamaah alami. Misalnya: jamaah terlantar, menjadi cibiran bahkan hujatan. 

    Oleh karena itu, kerja keras, Pratama semakin serius. “Dan kami bersenergi dengan Kemenag penuh semangat, dan Kementerian terkait dalam melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan,” tegas Andika Surachman. 

    Perbedaan Pratama dengan yang lain, ialah dengan lugas Andika menjawab paling mendasar adalah legalitas, bebas pungutan tak jelas juga membantu kesulitan financial anggota. Dengan terbitnya lagalitas itu  maka, Pratama sudah diakui secara resmi oleh pemerintah  dan dapat melakukan ativitasnya untuk membantu pemerintah dalam hal umrah dan haji, juga wisata dan entitas terkiat. 

    “Pratama diakui pemerintah dan pengakuan ini dibuktikan dengan surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor: AHU-001514-AH-01.07,” tambah Andika Surachman di kantor Jln .Dr. Soepomo SH. No. 231,Clown Palece Blok A. 17, Tebet, Jakarta Selatan. 

    Kehadiran Pratama ini, menjadi wahana baru bagi industry jasa umrah, haji wisata dan entitasnya. Yang dikenal industy jasa sepanjang masa belum terkelola secara maksimal dan terkesan egosektoral.  Demi menjawab itulah, maka Pratama akan setiap saat akan melakukan memberikan perlindungan dan palayanan bagi para anggotanya. Dan meningkatkan layanan bagi semuanya. 

    Mengurangi beban Kementerian selama ini di berbagai persoalan yang dihadapi para pelaku   yang selama ini, menanangi berbagai persoalan yang dihadapi oleh para pelaku industry jasa. Saatnya beban ini, kita pikul tentu saja akan mengurangi beban terebut. Atau bersenergi dengan Kemenag, kementerian, lembaga, industry terkait. 

    Selain itu, Pratama hadir berperan sebagai peningkatan ekonomi keumatan dengn membudayakan: Tiga Mutiara Peraban yaitu Sibgah Pendidikan, Sibghah Dakwah dan Sibghah Amal Sosial. Ada kalanya, kita dihinggapi penyakit Wahn, kita lupa bahwa yang kita lakukan itu harus bermanfaat bagi agama nusa dan bangsa. 

    Pratama buka alat partai politik, dan buka alat dukung mendukung dalam terapan potitik praktis. Itu jelas, Pratama adalah adah dimana para pelaku industry jasa umrah, haji wisata dan entitasnya anggota umat. Dari anggota umat untuk kamaslahatan umat. “Kami yakin, kehadiran Pratama bukan kompetitor bagi kumpulan hai dan umrah yang sudah lama terbentuk, sebelum Pratama ada. Namun, kehadiran Pratama merupakan pelengkap haji dan umrah,” ujar Andika Surachman. 

    Diharapkan, Pratama menjadi pelengkap secara bersama –bersama, kita dukung pemerintah RI dalam hal urusan haji dan umrah, wisata dan entitasnya. Tidak sekedar peraup keuntungan belaka. Kita harapkan untuk kemaslahatan umat dan peningkatan konomi umat, sebagai mana tersebut diatas.

    Apresiasi Kemenag dalam Penyelenggaraan Haji 

    Dalam kesempatan ini, Pratama memberikan apresisi yang  kepada pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi, lebih-lebih meningkatnya layanan haji lalu, kembalinya kouta normal  sebesar 211.000 plus tambahan 10.000 orang calon jemaah haji. Penyelenggaraan haji tahun 2016 sukses. (War)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet