• Prof. DR. Bahrullah Akbar, Terima Penghargaan Akuntan Award 2017

  • Berita  
  • 226 view  
  • 0 comments
  • Semarang, BEDAnews.com - Wakil Ketua BPK RI, Prof. DR. Bahrullah Akbar menerima Penghargaan penganugerahan “Akuntan Award” Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dalam acara seminar internasional bertajuk “Toward 2030: Transforming Role of Professional Accountants in The New Economic Order” dalam rangka perayaan HUT IAI ke-60 di Kota Semarang, Jawa Tengah yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir, Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara, dan Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI Mardiasmo, Kamis (14/12).

    Diungkapkan Bahrullah, Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan sumbangsih dirinya terhadap pembinaan audit di sektor publik, serta gerakan terhadap Tranparansi disemua sektor Lembaga Pemerintah.

    “Latar belakang pemberian Penghargaan tersebut, menginisiasi dirinya ‘Kompartemen Akuntan Sektor Publik’ di BPK RI pada tanggal 9 Desember dan ikut membantu menyusun regulasi keuangan daerah, serta berkiprah dalam Pembinaan audit di Sektor Publik,” ungkapnya melalui pesan WA.

    Ditambahkannya, dirinya menginginkan adanya transparansi dan akuntabilitas Pemerintah secara lebih Profesional dengan berdirinya Kompartemenen Akuntan Sektor Publik.

    “Akuntan harus terus menjaga dan mengawal Transparansi dan Akuntabilitas  Pemerintah secara lebih Profesional dan mempunyai nilai tambah,” imbuh Guru Besar IPDN ini.

    Masih dikatakan Bahrullah, diharapkan Lembaga Akuntan ini semakin mendorong meningkatkan kinerja dalam memberikan layanan kepada masyarakat dengan semakin lebih baik. "Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kepada IAI dalam memberikan Penghargaan “Akuntan  Award”, dimana lembaga profesi besar tersebut telah berdiri dan berkiprah sejak lama, 60 tahun lalu,” pungkasnya. 

    Sementara Mardiasmo mengatakan bahwa, profesionalitas akuntan menjadi tema kunci peringatan 60 tahun IAI sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi dengan moto “Kejayaan Akuntan Profesional, Kejayaan Negeri”.

    Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa, peran Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai organisasi profesi akuntansi sangat penting untuk mempromosikan praktik terbaik internasional dan membangun nilai-nilai yang akan menguntungkan semua pemangku kepentingan.

    “Saya menghargai kenyataan bahwa organisasi Anda terus mendorong anggota Anda untuk mempromosikan standar akuntansi yang baik, visi positif, dan budaya bisnis yang akuntabel. Hal ini secara tidak langsung menguntungkan perekonomian nasional kita,” tegasnya seperti dikutip dari kemenkeu.go.id.

    Tak hanya itu, dalam acara tersebut IAI juga memberikan penganugerahan “Akuntan Award” IAI kepada Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Bahrullah Akbar, karena sebagaimana diketahui salah satu peran BPK ialah melakukan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah yang syarat menggunakan standar akuntansi.

    Selain Bahrullah, turut mendapat penghargaan yakni Menkumham Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaatmadja yang disaksikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Ditempat yang sama, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Moermahadi Soerja Djanegara saat menjadi pembicara mengungkapkan, Perkembangan pengelolaan keuangan negara di Indonesia tidak lepas dari kontribusi akuntan profesional.

    "Kontribusi akuntan profesional di sektor pemerintah terlihat dengan diperolehnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPP Tahun 2016," ungkap Ketua BPK, seraya menambahkan pencapaian kualitas pertanggungjawaban keuangan negara yang semakin baik tersebut, bukan berarti kontribusi akuntan profesional di sektor pemerintah Indonesia selesai.

    Oleh karena itu, dirinya berharap Akuntan profesional mengikuti perkembangan standar internasional akuntansi dan auditing yang menjadi rujukan bagi pelaku bisnis dan pemerintahan di Indonesia. Dimana hal ini juga dialami akuntan profesional di BPK.

    "Perkembangan internasional saat ini yang sedang diikuti dan dikembangkan BPK adalah Agenda 2030 Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)," ungkapnya.

    Kontribusi akuntan profesional di BPK terkait SDGs antara lain terkait pengembangan pemeriksaan SDGs. BPK terlibat aktif dalam pengembangan pedoman pemeriksaan SDGs di lingkungan INTOSAI.

    Pada peringatan 60 tahun IAI ini digelar berbagai workshop dan simposium nasional akuntansi, beasiswa sertifikat akuntan pemerintah, pelatihan akuntansi di SMK, serta pelatihan laporan keuangan penggunaan dana desa. Profesionalitas akuntan menjadi tema kunci peringatan 60 tahun IAI sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi dengan moto "Kejayaan Akuntan Profesional, Kejayaan Negeri". (MR)

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet