• Rehab Jembatan Diduga Mark Up

  • Berita  
  • 85 view  
  • 0 comments
  • Sampit, BEDAnews.com

    Proyek Rehab Jembatan di Desa Trantang Hulu Kecamatan Seranau Kabupaten Kabupaten Kotim, sebanyak 10 Unit di duga mark up anggaran. Proyek Dana Desa yang di gunakan untuk kegiatan tersebut, kurang lebih Rp. 0,4 miliar anggaran yang di gunakan merupakan Silpa tahun 2016.

    Menurut warga Terantang yang namanya minta di rahasiakan kepada wartawan, Jembatan yang di rehab tersebut di hitung kasar rata-rata hanya menghabiskan anggaran sebesar sepuluh juta rupiah, perunit nya, ujarnya saat di temui dilapangan.

    “Bisa di hitung berapa besar anggaran yang di gunakan, kita hitung untuk lantai saja paling besar menghabiskan dana sebesar empat juta rupiah untuk satu unit nya, itupun kalau di ganti semua, lanjutnya.

    Sementara itu, Kades Terantang Hulu Julhaidir saat di konfermasi melalui HP nya, enggan menjawab. Kuat dugaan hal tersebut secara tidak langsung mengindikasikan adanya markup anggaran yang berujung pada Koropsi.

    Dari hal tersebut, beberpa warga sangat berharap adanya tindakan untuk melidik dugaan korupsi anggaran, Rehab Jembatan tersebut. Beranikah pihak penegak Hukum bersikap. (Mhn) 

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet