• Rombongan BPK-RI Tinjau Kedatangan Haji Indonesia Di Jeddah

  • Berita  
  • 50 view  
  • 0 comments
  • JAKARTA, BEDAnews - Rombongan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi untuk melakukan peninjauan proses kedatangan jemaah Haji Kloter 58 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede di jalur fast track Gerbang A, Bandara Jeddah, kemarin.

    Di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, tim Badan Pemeriksa Keuangan  itu disambut Konjen RI di Jeddah Hery Saripudin dan Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat.

    Rombongan BPK tersebut akan berada di Tanah Suci hingga 28 Agustus nanti. Rombongan dibagi menjadi dua tim untuk mengawasi kinerja Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.

    Dalam kunjungan tersebut, rombongan BPK juga menengok keberadaan klinik Kesehatan Haji Indonesia di Bandara Jeddah. “Soal kesehatan dan perjalanan memang jadi objek pantaun kita tiap tahun,” kata anggota BPK Harry Azhar di Bandara Jeddah melalui siaran pers yang dikirim Humas BPK kepada wartawan, Rabu (15/8/2018).

    Anggota VI BPK RI Harry Azhar Aziz mengatakan, ada peningkatan tahun ini dibandingkan tahun lalu soal pelayanan kesehatan. Tahun ini, peningkatannya adalah keberadaan klinik kesehatan Indonesia di Bandara King Abdulaziz. “Jadi memang lebih bagus sekarang,” kata Harry.

    Kendati demikian, ia mengatakan akan terus melakukan pemantauan secara spesififk terkait pelayanan kesehatan tersebut. Namun asih ada rekomendasi BPK yang belum dijalankan perihal pelayanan kesehatan haji, yang sebelumnya BPK menginginkan pelayanan kesehatan masuk dalam sistem Kedutaan Besar RI di Arab Saudi sebagai atase.

    Pelayanan kesehatan haji, tambahnya, tak bisa dibatasi waktu tugas selama penyelenggaraan, karena ada jamaah Indonesia yang telah berada di Tanah Suci sebelum dan sesudah waktu penugasan tim kesehatan di Tanah Suci.

    Dalam kesempatan tersebut, Harry Azhar tak menyinggung soal jamaah reguler karena seluruh jamaah reguler tiba di Tanah Suci selepas seluruh petugas tiba. Kendati demikian, menengok pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, ada sejumlah jamaah yang masih memerlukan perawatan di rumah sakit Arab Saudi pada akhir masa kepulangan jamaah.

    Ia juga mengatakan, BPK merekomendasikan perawatan kesehatan terpadu di Tanah Suci. “Sekarang belum terkomunikasikan. Sudah kita usulkan tahun lalu, tapi kayaknya masih agak panjang ceritanya,” kata Harry.

    Sementara itu, Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar memuji pelaksanaan jalur cepat di Bandara King Abdulaziz. “Dulu sebelum-sebelumnya tak begini,” katanya saat menengok bus yang mengangkut jamaah Indonesia ke Makkah. (BD)

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet