• Rumah Gerakan 98 Kecam Kekerasan Terhadap Pers

  • Berita  
  • 130 view  
  • 0 comments
  • Jakarta, BEDAnews.com

    Sekretaris Jenderal Rumah Gerakan 98, Sayed Junaidi Rizaldi  menyesalkan Peristiwa kekerasan terjadi terhadap Ricky Prayoya yang tengah meliput turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2017 menjadi korban kekerasan oknum Brimob yang bertugas di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu.

    “Bahkan Kekerasan tersebut terekam video yang kemudian menjadi viral di media sosial. Dari video tersebut, terlihat wartawan LKBN ANTARA itu dibekap dan ditarik oleh beberapa anggota Brimob untuk dibawa ke suatu tempat,” katanya kepada wartawan melalui siaran, Senin (19/6).

    Namun, Yoga, panggilan akrab Ricky, yang masih mengenakan "ID card" peliput kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka itu berusaha berontak. Kejadian tersebut sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika ia datang di satu ATM di JCC, seorang anggota Brimob bernama Adam mendekati dan memandangnya.

    Sebagai bentuk solidaritas dari RUMAH GERAKAN 98 yang selalu mengedepankan nilai-nilai merawat kebangsaan. “Kami mengecam kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian dari unsur Brimob yang sangat arogan terhadap jurnalis. Apalagi Jurnalis sebagai salah satu pilar demokrasi menjadi bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” tegas Sayed yang mendampingi Ketua Umum Bernard Ali Mumbang Haloho saat acara, seraya menambahkan sudahilah kekerasan dan arogansi kita sesama anak bangsa, mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini. (MR)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet