• Sejumlah Apotek di Kota dan Kabupaten Sukabumi di Ontrog Petugas

  • Berita  
  • 83 view  
  • 0 comments
  • Sukabumi, BEDAnews.com

    BNNK Sukabumi beserta Tim Gabungan Pemberantasan Narkoba dan Zat Psikotropika, memberi peringatan keras kepada seluruh Apotek di Kota dan Kabupaten Sukabumi, agar tidak menjual 7 jenis obat terlarang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang isinya melarang mendistribusikan 7 jenis obat terlarang, diantaranya PCC, Magadon, Rrohypnol, Calmlet 2 miligram, Dekstrometropan, Tramadol dan obat-obatan lainnya yang mengandung komposisi Carisopradol.

    Karena ke 7 jenis obat terlarang tersebut, seperti ditandaskan Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Yus Danial, S.IP., sangat  berbahaya bagi warga masyarakat. Untuk itu, apabila ada Apotek di Kota dan Kabupaten Sukabumi yang menjual obat-obatan terlarang tersebut,  akan ditindak secara tegas, serta akan diproses secara hukum, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

    Selain itu, BNNK Sukabumi beserta Tim Gabungan Pemberantasan Narkoba dan Zat Psikotropika, akan senantiasa berupaya melakukan pengawasan secara ketat dan melaksanakan operasi secara rutin ke setiap Apotek yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

    Ditandaskan pula, sebelumnya tim dari BNNK Sukabumi beserta Aparat Gabungan Pemberantasan Narkoba dan Zat Psikotropika dari Kepolisian dan Dinas Kesehatan, sudah melakukan tindakan pencegahan, dengan mendatangi langsung ke sejumlah Apotek yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi, sekaligus memberi informasi dan menghimbau kepada para Pemilik Apotek, agar tidak menjual obat-obatan terlarang tersebut.

    Disamping itu juga ditandaskan, BNNK Sukabumi selaku lembaga yang berperan aktif dalam menghilangkan peredaran Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, akan senantiasa berupaya optimal melakukan pengawasan secara ketat sekaligus menghimbau kepada setiap Apotek, Toko Obat dan Pedagang Obat serta Apoteker, agar mematuhi dan mentaati sekaligus merealisasikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

    Lebih jauh Kepala BNNK Sukabumi menandaskan, selain menghimbau dan melarang seluruh Apotek di Kota dan Kabupaten Sukabumi agar tidak menjual obat-obatan tersebut, BNNK Sukabumi pun menghimbau dan melarang kepada semua pihak yang berkaitan dengan penjualan obat, agar tidak menjual obat-obatan tersebut, baik secara langsung maupun melalui selebaran, termauk melalui media cetak, elektronik, online dan media lainnya. (Machmud Yunus) 

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet