• TOT FPSH SMAN 1 Kawali Persiapkan Pemimpin Tangguh Paham Hukum Hadapi Kondisi Riskan

  • Berita  
  • 109 view  
  • 0 comments
  • Ciamis.BEDAnews

    Kasek SMAN 1 Kawali, H. Sudarman, S.Pd., M.Pd. disela agenda kegiatan Pengukuhan dan Training Of Trainer  (TOT) Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham angkatan ke-2 program Kerja Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham (FPSH dan Ham) SMAN 1 Kawali, di Aula RKB SMAN 1 Kawali rabu (21/2/2018) mengatakan kegiatan bertujuan menghasilkan calon pemimpin-pemimpin berkualitas dalam sisi Intelektual, Spritual dan Sosial, “Kami ingin mempersiapkan generasi muda yang nantinya bisa menjadi pemimpin tangguh dalam menghadapi keadaan bagaimana pun, karena saat ini kondisi sangat riskan tentang pergaulan-pergaulan remaja banyak terjerumus kepada narkoba, tawuran, dan kriminalitas lainnya, maka dengan digelarnya kegiatan ini merupakan salah satu upaya menggembleng dan memberikan pengetahuan khususnya dibidang hukum” kata H Sudarman.

    Kegiatan Kemenkumham Provinsi Jawa Barat kerja bareng Badan Narkotika Nasional (BNN) ini dihadiri pula perwakilan dari SMK 1 Cipaku, SMAN 1 Rancah, SMAN 1 Ciamis, SMAN 1 Panawangan, SMK 1 Kawali, SMA 1 Lumbung, SMAN 1 Kawali, SMK 1 Rajadesa, SMA Mekar Arum, dan SMK Pasundan Kawali  akan terus digelar minimal satu tahun sekali supaya terjadi regenerasi anggota EPSH dan HAM. Jumlah anggota EPSH dan HAM yang ada di SMAN 1 Kawali sudah mencapai 100 pelajar, “Mereka aktif dalam kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler bekerja sama denga OSIS,  kami berharap pelajar yang belum menjadi anggota Forum bisa segera bergabung. Kedepannya dengan Forum ini bisa membentuk siswa-siswi paripurna yang nantinya apabila sudah keluar bisa menjadi calon pemimpin masa depan yang mampu membawa bangsa ini untuk lebih baik” kata H Sudarman.

    Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, dijadikan materi narasumber Kasi P2M BNNK Ciamis, Deny Setiawan, S.Sos., M.M. memaparkan pemahaman dasar mengenai apa itu Narkoba, jenis dan dampak penyalahgunaan narkoba terhadap tubuh, serta sanksi hukumnya terhadap tindak pidana narkoba, “BNNK mengarapkan para pelajar mampu menterjemahkan hukum atau peraturan-peraturan yang berlaku saat ini, khususnya UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, hal ini penting sebagai upaya membentengi diri dari ancaman narkoba dan permasalahan hukum lainnya, sehingga kelak tertanam perilaku dan sikap yang taat dan sadar akan aturan hukum” ujarnya.  

    Melalui TOT FPSH dan Ham diharapkan pelajar mampu menata diri untuk menjaga masa depannya agar tidak terlibat dengan masalah narkoba, “Ini mempersiapkan pelajar terbebas dari ancaman narkoba dan ikut berperan serta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) baik di dalam maupun luar sekolah. Pelajar merupakan aktor intelektual yang memiliki masa depan gemilang, untuk itulah pelajar harus dijaga agar tidak terlibat dengan kenakalan remaja, masalah hukum, termasuk narkoba” ujar Deny.   (abraham)

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet