• West Java Travel Mart 2017, Promosikan Potensi Wisata Jabar

  • Berita  
  • 404 view  
  • 0 comments
  • BANDUNG, BEDAnews.com – Meski kurang mendapat dukungan dari pemerintah provinsi Jawa Barat, Assosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) kordinator wilayah III DPD Jawa Barat, menggelar West Java Tarvel Mart (WJTM) 2017 sebagai upaya mempertemukan para pelaku wisata daerah, domestik maupun internasional

    Destinasi wisata dimiliki Indonesia terutama di tatar Jawa Barat cukup banyak. Objek daerah tujuan wisata  mulai dari gunung, rimba, lembah, lautan dan pantai (gurilap) semua ada di tanah yang menurut hikayat di ciptakan tuhan saat lagi terseyum, ungkap Taufiq Hidayat ketua pelaksana WJTM, Minggu(12/3/2017) saat jumpa pers di Grand Pasundan, jalan Peta kota Bandung

    Menurut Taufik, kegiatan ini sebagai sarana promosi serta memperkenalkan destinasi-destinasi yang berada di Jawa Barat kepada para peserta wisatawan nusantara serta wisatawan luar negeri seperti, Malaysia, Singapura, negara Skandanavia. “Tahun ini kita focus wisata yang berda di Cirebon, Indramayu, Majalegka, dan Kuningan. Kedepan wilayah-wilayah lain akan menjadi garapan promosi,” katanya.

    Sementara itu Ketua ASPPI Jabar Alex mengatakan, kegiatan ini merupakan yang ke dua kalinya, yang sebelumnya bernama Caruban Travel Mart (CTM). WJTM 2017 ini akan mempromosikan dan memperkenalkan destinasi wisata khusunya wilayah Cirebon, Majelengka dan Kuningan, jelasnya.

    Pelaku wisata lokal daerah itu nantinya, lanjut Alex, diharapkan dapat berinteraksi sebagai seller untuk mempromosikan produknya, sehingga akan terjadi peluang bisnis (buyer dan seller) dan diharapkan meningkatkan nilai jual pariwisata Jawa Barat serta menambah pendapatan daerah.

    WJTM 2017 direncanakan digelar tanggal 12 - 14 Mei 2017 yang akan diikuti sekitar 75 seller (pelaku wisata domestik), 25 seller (pelaku wisata internasional) dan 200 buyer (Travel agent domestik dan internasional) yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisata.

    Para peserta nantinya di jemput di bandara Husen Sastranegara Bandung dan stasiun Kejaksaan Cirebon. Selanjutnya peserta kan di bawa ke destinasi explore Paralayang Majalengka, Museum Talaga Manggung, Camping Camp Ground Buper si Domba Kuningan, visit KUKM dan puncaknya Shoetime Caruban Carnival "Batik Paksi Naga Liman", pungkasnya.

    Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Kota Bandung, Pagat Passa, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya kegiatan yang di gagas ASPPI Cirebon di Kota Bandung. Menurutnya, kegiatan promosi wisata sudah waktunya untuk tidak terikat pada batas wilayah.

    Diungkapkan Pagat, Penyelenggaran West Java Travel Mart di Cirebon akan membawa keuntungan bagi Kota Bandung, karena wisatawan yang akan menuju Cirebon mendarat dulu di Bandara Husein Sastranegara dan akan “spent money”, di Kota Bandung untuk akomodasi, transportasi, maupun belanja.

    Daya tarik Kota Bandung hanya tergantung pada “urban tourism”, berbeda dengan daerah lain yang memiliki kekayaan alam seperti laut dan gunung, pungkas Pagat. (BD)

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet