BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Bangkep

  • 1579 views

SULTENG ║ BEDAnews  Peringatan dini tsunami akibat gempa bumi tektonik berkekuatan 6,9 skala Richter yang mengguncang Kabupaten Morowali dan Kepulauan Banggai, pada Jumat petang (12/4/2019), telah dinyatakan berakhir.

Dilansir dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) gempa pertama dengan magnitude 6,9 pukul 18:40:49 WIB, berpotensi tsunami, disusul kemudian dengan gempa magnitutude 5,0 pada pukul 19:03:55 WIB, lokasi 2.01 LS, 122.49 BT, 98 Km Barat Daya, kedalaman 10 Km.

Setelah dilakukan monitoring terhadap muka air laut melalui pengamatan Tide Gauge di lokasi Kendari (Sulawesi Tenggara) dan Taliabu (Maluku Utara), tidak terjadi kenaikan muka air laut yang signifikan, serta bedasarkan pengecekan kondisi lapangan oleh BMKG dan BPBD setempat, maka pada pukul 19.47 WIB (20.47 WITA) Peringatan Dini Tsunami dinyatakan berakhir.

Gempa tektonik tersebut menyasar wilayah Kabupaten Morowali dan Kepulauan Banggai dengan pusat gempa terletak pada koordinat 1,89 LS dan 122,57 BT di teluk Tolo, pada jarak 82 km Barat Daya Kepulauan Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, pada kedalaman 17 km.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=6,9 dan dari hasil pemodelan gempa ini berpotensi tsunami, yang kemudian dilakukan pemutakhiran menjadi M=6,8.

Ketahui pula dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan mendatar (strike slip).

Berdasarkan laporan masyarakat di wilayah Poso, Buol, Morowali, Banggai dan Palu dengan intensitas guncangan skala IV MMI; di Kolaka Utara dan Toli-toli dengan intensitas guncangan skala III-IV MMI; di Sumalata, Kotamobagu, Palopo, Kolaka, Makassar dan Kep. Konawe dengan intensitas guncangan III MMI; di Gorontalo dan Kendari II-III MMI; di Manado, Pinrang dan Konawe II MMI. Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga pukul 21.00 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sejumlah 20 gempa bumi dengan kekuatan paling besar M=5,6 sampai M=3,4.

Untuk itu kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dapat kembali ketempat tinggal masing-masing, namun tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android "Info BMKG"). (SP/R.NUR)

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Bedanews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2008 Bedanews All right reserved
jasa pembuatan website murah
jasa pembuatan website
beda itu pilihan......beda itu pilihan......    |    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.....    |