Entry Data Porkab Dikerjakan Mahasiswa Uniga Secara Sukarela

  • 15523 views
  • 1 comments

Garut, BEDAnews

Sembilan orang mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi Universitas Garut (Uniga), melakukan entry data untuk database atlet Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut yang sebentar lagi digelar. Kesembilan mahasiswa tersebut sudah 2 minggu ini direkrut sebagai tenaga sukarelawan karena dianggap mempunyai kemampuan dalam penggunaan komputer dan softwarenya.

Entry data dipusatkan di laboratorium praktikum komputer FE Uniga yang ditunjuk sebagai pusat data Porkab 2012, karena gedung KONI digunakan untuk  administrasi secara umum.

“Kalau entry data dilakukan di gedung KONI, ada kekhawatiran data yang dientri tercampur aduk dengan data lain, kelebihannya di Uniga juga memiliki hotspot dan akses internet yang lumayan bagus,” demikian diungkapkan koordinator Entry Data yang juga ketua Laboratorium Praktikum Uniga, Husni Muharram, ST., Senin (29/10).

Menurut Husni, kesulitan dalam proses entri tidak ada. Tapi masalahnya dalam kelengkapan data administrasi dari kecamatan belum lengkap. Data yang dikirim Komite Olahraga kecamatan (KOK) masih kurang seperti tidak ada foto atlet, beberapa form biodata tidak diisi, sehingga nantinya produk keluaran dari entry data ini yaitu ID Card menjadi tidak lengkap. Untuk melengkapinya, ada proses supervise. Jika ada beberapa kecamatan yang belum lengkap, maka formulir dikembalikan untuk dilengkapi.

Di Porkab ini, lanjut Husni, hasil entry digunakan untuk database atlet, untuk menganalisa beberapa cabor yang dipertandingkan di Porkab, juga nomor nomor cabor favorit serta animo masyarakat atas penyelenggaraan Porkab.

Targetnya, entry data sekitar 5000 atlet Porkab ini, harus selesai 10 November atau seminggu sebelum pembukaan Porkab digelar. Namun untuk sementara, data base hanya bisa diakses oleh internal kepanitiaan dan KONI sebagai penyelenggara, belum bisa diakses secara umum, jelasnya.

“Semua proses entri ini murni swadaya dari pihak Universitas Garut untuk kemajuan dunia olahraga di kabupaten Garut, untuk kemajuan KONI kabupaten Garut, serta untuk suksesnya penyelenggaraan Porkab yang selama 13 tahun ke belakang vacuum”, kata Husni.

Sementara itu Purek III Uniga yang juga pengurus KONI kabupaten Garut, Ir.H. Abdusy Syakur M.Eng Phd., menyebutkan jika dihitung secara materi, program ini mahal. Karena ada berapa-berapa alat yang harus beli serta harus pasang server. Belum lagi harus bayar orang untuk mengentry data, serta biaya lainnya," ungkapnya. (Yuyus)

Komentar
  • Bigethencetek
  • 6 tahun yang lalu

Good design www.bedanews.com. Offtopic: When will the new series of "Big Bang Theory?"
buy" target="_blank">http://buyritalinnow.com/#jfk">buy cheap ritalin free pharmacy ce live

Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Bedanews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2008 Bedanews All right reserved
jasa pembuatan website murah
jasa pembuatan website
beda itu pilihan......beda itu pilihan......    |    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.....    |