Mengapa Indonesia Kaya Gunung Api ?

  • 65863 views
  • 38 comments

Posisi Indonesia yang berada pada titik pertemuan tiga lempeng tektonik (tectonic plate) yang saling bertabrakan yaitu lempeng Eurasia, Lempeng Indo Australia dan Lempeng Pasifik, membuat Negara Indonesia tercabik-cabik dan pada akhirnya membuatnya menjadi rangkaian gunung api aktif (rangkaian Gunung Api Indonesia).

Kawasan Indonesia menjadi area benturan antara Lempeng Indo Australia yang bergerak ke utara dan Lempeng Pasifik yang relative kearah barat. Itulah yang menyebabkan kepulauan Indonesia dihimpit oleh dua pergerakan, masing-asing kea rah utara dan ke arah barat.

Kecepatan pergerakan itu mencapai 4-6 cm pertahun, maka lempeng yang yang bertabrakan tersebut menunjam tepat ditengah Kepulauan Indonesia dan memberikan kesempatan pada magma untuk naik persis diatas Nusantara dan membentuk banyak pulau yang dikelilingi lautan.

Sementara di utara ada lempeng ketiga, yaitu lempeng Eurasia yang menahan himpitan tersebut, sehingga membuat Indonesia berada dalam pertarungan tiga lempeng besar dunia.

Akibat benturan ketiga lempeng tersebut, membuat retaknya beberapa bagian pada kerak bumi, selain menimbulkan panas, juga memproduksi batuan cair (magma). Melalui retakan-retakan tersebut yang bisa dikatakan sebagai bidang lemah, magma cair tersebut terdorong naik ke permukaan bumi dan membentuk kerucut-kerucut gunung api.

Zona subduksi yang terbentuk sangatlah luas, dimulai dari sisi selatan barat Pulau Sumatera hingga sisi selatan Pulau Jawa. Zona tersebut berlanjut hingga ke Nusa Tenggara yang memanjang dari barat ke timur. Lalu di bagian timur Nusantara jalurnya memutar, dimulai dari Laut Banda di Maluku. Zona subduksi inilah yang membuat Indonesia kaya akan gunung api dan dikenal sebagai Ring of Fire.

 

Jenis dan Tipe Letusan Gunung Api Indonesia

Setiap tahun ada saja gunung api di Indonesia yang berpeluang meletus dengan tipe dan jenis letusan yang variatif. Dengan demikian tingkat bahayanyapun bervariasi, tergantung tipe letusan yang terjadi dan tingkat kepadatan penduduk di dekat lokasi gunung api.

Jenis letusan berbeda dengan tipe letusan. Jenis letusan berkaitan dengan material yang dikeluarkannya dan penyebab letusan itu sendiri. Sedangkan tipe letusan berkaitan dengan fenomena dari salah satu letusan.

Ada tiga jenis letusan yang jadi parameter di bidang vulkanologi, yaitu letusan freatik (letusan gas), letusan magmatic, dan letusan yang diakibatkan interaksi magma dengan air tanah yang mengakibatkan letusan freatomagmatik atau letusan hydrovulkanik.

Letusan freatik (letusan gas) murni dipicu oleh tekanan gas yang berada dibawah permukaan. Pada umumnya gunung berapi yang sudah beristirahat selama puluhan tahun, letusan awalnya adalah letusan gas. Tetapi letusan ini banyak juga terjadi pada gunung api yang kawahnya banyak mengandung gas. Contoh gunung dengan tipe letusan ini adalah Gn Papandayan, Gn Tangkuban perahu, Gn Ambang, Gn Dieng, dsb.

Letusan magmatic adalah letusan yang sangat berbahaya, penyebabnya adalah murni diakibatkan oleh desakan fluida magma (dengan gas yang terkandung di dalamnya). Letusan magmatic terbagi atas beberapa tipe letusan.

Letusan Freatomagmatic atau hydrovulkanik terjadi akibat adanya interaksi air tanah dan magma cair pada kantong magma. Pada proses selanjutnya akan terbentuk uap (steam) dan memicu terjadinya letusan dan mengundang magma ikut naik bersama letusan. Pada umumnya gunung api berdanau kawah atau gunung api pulau sering mengalami letusan jenis ini.

 

Tipe Letusan

Pada umumnya penamaan dari setiap tipe letusan diambil dari ciri khas suatu gunung api yang pertama kali dipelajari atau diambil dari nama orang yang pertama kali menelitinya. Penyebab bermacam-macam tipe letusan ini tergantung dari proses fisika, kimia, dan thermodinamika dalam tubuh gunung api.

Ada kalanya sebuah gunung api memiliki banyak tipe letusan terutama jika letusannya lama, missal berlangsung selama beberapa minggu atau bulan, namun biasanya hanya satu tipe letusan. Hingga saat ini dikenal 6 jenis tipe letusan yang terjadi di Indonesia yaitu tipe vulkano, Stromboli, Plinian/Perret, St Vincent, Merapi dan Karangetang. (by Zarina, mahasiswa Teknik Pertambangan STTMI)

Komentar
  • Rizal
  • 6 tahun yang lalu

terima kasih atas infonya

  • Nadhifatul Aulia
  • 6 tahun yang lalu

Alangkah sebaiknya jika lebih lengkap lagi..

  • Rizqy Ibnurrafif
  • 6 tahun yang lalu

Thank`s Of Your Informations !!!!! ^^ ^_^

  • Alya Hana
  • 6 tahun yang lalu

akhirnya jadi juga pe-er ku...

  • bak padangkota
  • 6 tahun yang lalu

makasiiih

  • alan
  • 6 tahun yang lalu

makasih atas infonya

  • alan
  • 6 tahun yang lalu

makasih atas infonya

  • DIKA
  • 6 tahun yang lalu

makasiiiiiih

  • esa jaelani
  • 6 tahun yang lalu

thank you very much

  • Aisyah
  • 5 tahun yang lalu

Thanks ^_^

  • Bintang
  • 5 tahun yang lalu

hmmmm,,,,bagus bagus ^_^

  • achmad irvand
  • 5 tahun yang lalu

Waaaaahh,sayang gk lengkap

  • arum
  • 5 tahun yang lalu

terimakasih yah...
atas infonya

  • Muhammad lubabul fawaid
  • 5 tahun yang lalu

Terimakasih atas infonya

  • Leonardo Damanik
  • 5 tahun yang lalu

Buat beberapa komentar diatas, untuk mencari informasi yang "lengkap" tentunya kita harus mencari dari berbagai sumber, dari buku-buku jelas lebih baik.
Artikel diatas ini cukup bagus, dan penyampaian informasinya jelas dan mudah dipahami. Alangkah baiknya informasi seperti ini supaya lebih sering disampaikan ke semua media apalagi saat-saat ini di Indonesia sedang dilanda bencana erupsi vulkanik :) karena banyak masyarakat Indonesia yang tidak paham akan kejadian letusan gunungapi di negeri ini.

  • Eka safitri
  • 5 tahun yang lalu

Terimakasih ilmunya

  • Imam fachroedin
  • 5 tahun yang lalu

Bguuussssss. . . .

  • ghani
  • 5 tahun yang lalu

thanks infoo nya

  • nggom
  • 5 tahun yang lalu

thx gan....panjang umur sehat slalu

  • yoga bagaswara
  • 5 tahun yang lalu

Apakah indonesia termasuk cincin api dunia ?

  • yoga bagaswara
  • 5 tahun yang lalu

Apakah indonesia termasuk cincin api dunia ?

  • laras
  • 5 tahun yang lalu

Thank you..,

  • prihandini
  • 5 tahun yang lalu

Kok nggak ada kyk sirkum mediterania?????????

  • Dimas adi muliya
  • 5 tahun yang lalu

Akhir.a ketemu juga jawaban.a ! :)
Thankz..

  • ALVINNA
  • 4 tahun yang lalu

terima kasih ya infonya

  • ANDRI PERWIRA
  • 4 tahun yang lalu

😢😢:-( kurng lngkap

  • alya azzahra jashilka zahlianty
  • 4 tahun yang lalu

Akhir nya jawaban nya ketemu mksh y :)

  • Deni
  • 4 tahun yang lalu

Sangat berarti dan apalah2,

  • Safin Nurhaliza
  • 4 tahun yang lalu

Kurang singkat dan lengkap

  • Rasyidin
  • 3 tahun yang lalu

bagus infonya menurut saya... thans

  • Rasyidin
  • 3 tahun yang lalu

bagus infonya menurut saya... thans

  • Rasyidin
  • 3 tahun yang lalu

bagus infonya menurut saya... thans

  • 2hisnu
  • 3 tahun yang lalu

Thanks you

  • 2hisnu
  • 3 tahun yang lalu

Thanks you

  • 2hisnu
  • 3 tahun yang lalu

Thanks you

  • Nadin
  • 1 tahun yang lalu

Thx....😃😃

Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Bedanews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2008 Bedanews All right reserved
jasa pembuatan website murah
jasa pembuatan website
beda itu pilihan......beda itu pilihan......    |    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.....    |