Pengamat Ekonomi: Belum Ada Tanda Deindrustrialisasi di Indonesia

  • 977 views

Bandung, BEDAnews,-

Pengamat ekonomi Institut Teknologi Bandung, Anggoro Budi Nugroho mengungkapkan saat ini tidak ada yang lebih menganggu kecuali belum pulihnya akun semasa secara stabil di neraca pembayaran.

"Sebab harga komoditas telah memulih terbatas dan sebagian zona pertumbuhan dunia mencatatkan pertumbuhan positif 6 bulan terakhir. Meskipun ada peningkatan ekspor, sifatnya masih fluktuatif," kata Anggoro dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (14/4).

Ia menambahkan pemetaan industri berkelanjutan, restrukturisasi impor dan hilirisasi, serta insentif pasar uang merupakan beberapa kunci solusi.

"Saat ini belum ada tanda deindustrialisasi yang konsisten pada struktur PDB. Di sisi penerimaan, 20% pertumbuhan disumbang oleh sektor manufaktur, sementara pertanian dan perdagangan walaupun pertumbuhannya pernah paling tinggi namun hanya menyumbang 10-15% saja. Penerimaan pajak dari industri manufaktur juga menunjukkan tren yg masih paling tinggi," komentarnya terkait debat calon presiden kelima terkait bidang ekonomi, Sabtu (13/4) malam.

Menurut dia,tax ratio naik tanpa pertumbuhan ekonomi adalah asasinasi. Tax ratio, imbuhnya, adalah dampak ikutan saja dari perbaikan pertumbuhan. Penganjuran naik seharusnya diikuti juga oleh tim pasangan 02 tentang paparan konsep untuk memperbaiki PDB.

Anggoro juga mengkritisi saat debat tidak ada 1 calon pun yang bicara tentang pasar modal.

"Padahal, rasio inklusi keuangan kita sebagai kunci menyambut kekayaan-kekayaan baru dari penciptaan nilai tambah di berbagai sektor seperti perkebunan dan tambang, masih sangat rendah," tuturnya.

Satu lagi yang menjadi sorotan pengamat yang kini bermukim di Perancis ini adalah soal evaluasi Dana Desa masih terlalu dini.

"Perlu 5-7 tahun untuk melihat dampaknya. Yang penting tidak boleh ada kebocoran dan mengenai sektor sasaran yg tepat. Desa, harus diberdayakan oleh Kemendes untuk mengetahui sektor kunci. Tanpa itu, hanya akan jadi program sinterklas!," tandasnya. [mae]

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Bedanews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2008 Bedanews All right reserved
jasa pembuatan website murah
jasa pembuatan website
beda itu pilihan......beda itu pilihan......    |    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.....    |