SMSI Jabar Akan Gelar Rakerda Ke-2 Di Bandung

  • 46 views

BANDUNG - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Barat akan menggelar Rapat Kerja Daerah (rakerda) ke-2 di el Royal Hotel jalan Merdeka No 2 Bandung pada 27 Maret 2019 mendatang.

 

Ketua Panitia Rrakerda SMSI Jawa Barat, Ahmad Syukri menjelaskan, Rakerda ke 2  SMSI Jawa barat kali ini akan dihadiri oleh sekitar seratusan pemilik media online yang ada di Jawa Barat.

Menurut Ahmas Syukri, acara tersebut rencananya akan hadiri Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari dan Ketua Umum SMSI Pusat Auri Jaya, juga akan hadir beberapa nara sumber lainnya.

 “Rakerda nanti, selain akan dihadiri oleh sekitar seratusan anggota  SMSI Jawa Barat, juga Bapak Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil, ketua Dewan pers Yosep Adi Prasetyo, Ketua umum PWI pusat Atal S Depari, serta ketua umum SMSI pusat Auri jaya di jadwalkan akan hadir,” Ahmad Syukri, Senin (25/3/2019).

Dalam Rakerda ini, kata Ahmad, akan dibahas seputar verifikasi dan seputar hukum Pers oleh ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo. Kemudian, sambung Ahmad, juga akan digelar diskusi tentang tantangan, peluang dan prospek media siber di era industri 4.0 oleh nara sumber yang berkompeten di bidangnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Jawa Barat,  Hardiyansyah menambahkan, Rakerda ini selain adalah bagian dari program kerja rutin organisasi SMSI Jawa Barat, juga dalam rangka menciptakan perusahaan media siber yang sehat dan beritegritas.

“ SMSI terus berupaya menciptakan media siber yang profesional dan berintegritas dan membantu perusahaan-perusahaan media online menjadi perusahaan yang profesional dengan kualitas jurnalistik yang baik,” Andhy di Kantor Sekretariat SMSI Provinsi Jawa barat, jalan panaitan No 23 Bandung, Senin (25/3/2019).

Sebab, kata dia, ketergantungan masyarakat pada dunia siber semakin hari semakin tinggi.  Peristiwa besar yang terjadi lima menit lalu, bisa langsung dibaca oleh seluruh dunia dalam waktu cepat.

“ Namun sayangnya tidak semua media bisa menjadi referensi yang bisa di percaya. Masih banyak berita-berita hoaks yang lolos dari ruang redaksi,” kata Andhy.

Dalam catatan Dewan Pers, lanjutnya, saat ini tak kurang dari 47.000 media massa berbasis internet yang ada di Indonesia. Namun sebagian besar tidak dikelola secara profesional dan tidak menghormati etika dan hukum jurnalistik.

“Sebagai wadah perusahaan-media online di Jawa barat,  SMSI memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Apalagi, tambah Andhy, menjelang pemilu 2019, banyak berita-berita hoaks yang bermunculan. Karena itu, SMSI harus turut aktif dalam menangkal hoaks dan mensukseskan pemilu 2019.

 “Ini lah salah satu alasan mengapa rakerda ini digelar,” tutupnya. ***

 

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Bedanews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2008 Bedanews All right reserved
jasa pembuatan website murah
jasa pembuatan website
beda itu pilihan......beda itu pilihan......    |    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.....    |