• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, April 27, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » BPBN Ciamis Cium Aroma Kepentingan Pribadi Atas Penebangan Kayu Belasan Hektre Tanah Panganonan

BPBN Ciamis Cium Aroma Kepentingan Pribadi Atas Penebangan Kayu Belasan Hektre Tanah Panganonan

Asep Budi by Asep Budi
28 Januari 2019
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ciamis.BEDAnews

Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Kabupaten Ciamis berharap pihak penegak hukum mengusut tuntas lantaran mensinyalir penebangan pohon milik Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis  yang tumbuh diatas belasan hektare Tanah Pangangonan  atas dasar kepentingan pribadi, dan tidak melalui mekanisme atau aturan atas keputusan bersama dalam musyawarah hingga diduga merugikan PADes.

Ketua Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Kabupaten Ciamis, Hardedi Suharto ungkap harapannya itu belum lama ini di Sekertariat BPBN Ciamis “Seyogyanya ketika ada asset desa yang ingin dijual lebih baik dilelangkan biar diketahui oleh pihak BPD dan Lembaga lainnya di Desa Hujungtiwu karena hasilnya akan tercatat sebagai PADes dan baik juga untuk keterbukaan publik” ujar Hardedi.

Organisasinya sangat peduli terhadap lingkungan hidup “Pada mulanya ada informasi bahwa telah terjadi penebangan pohon besar-besaran dengan luasan belasan hektare, kami bersama tim bertolak ke loklasi ternyata apa yang di informasikan benar keadaannya dan untuk ditanami kembali pohon Aprika” kata Hardedi, namun ada kejanggalan dari hasil penjualan pohon yang tumbuh di tanah milik desa tidak masuk ke Kas Desa padahal keuangan dari si pemebeli menurut penjelasan dari salah satu pembeli  sudah diserahkan beberapa bulan tanpa ada akad maupun kwetansi transaksi.

BeritaTerkait

Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri, turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa

Dari Baduy untuk Dunia: MoRA LPDP Lakukan Riset Spiritual Ecology Hadapi Krisis Pangan Global

27 April 2026
Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa

PERISET MoRA LPDP TERJUN KE BADUY: Membaca Kekuatan Spiritual Ecology sebagai Pilar Ketahanan Ekologis Pangan  di Tengah Krisis Global

27 April 2026

Lahan seluas 14 Hektare memang sekarang dikelola sama kelompok, untuk keuangan yang jumlahnya dibawah Rp 10 Jutaan memang belum masuk ke kas desa masalahnya sipembeli pohon tersebut belum membayarnya, itu ujar Sekdes Hujungtiwu yang kata Hardedi kebetulan beliau selaku penanggung jawab perogram tersebut saat dikonvirmasi, “Mana yang benar, penjelasan Sekdes apa keterangan salah satu pembeli. Itu bukan ranah kami, kita serahkan saja kepada yang berwenang” kata Hardedi yang keseharian dipanggil Kang Dedy.

“Bila hal ini terpenuhi bukti, kami mohon kepada Penegak Hukum untuk diberikan epek jera kepada yang bersangkutan tanpa padang bulu. Harapan yang terukur dengan terungkapnya kasus ini secara sinergis kami haturkan apresiasi dan terimakasih semoga menjadi bagian dari pencitraan penegak hukum di Indonesia dan menjungjung tinggi Undang Undang Dasar 1945” pungkasnya.    (abraham)

 

Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Sebar Hoax, Uu Siap Laporkan Media Obor Merah

Next Post

Forum Aktivis Alumni Perguruan Tinggi Jawa Barat Dukung Jokowi

Related Posts

Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri, turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa
Headline

Dari Baduy untuk Dunia: MoRA LPDP Lakukan Riset Spiritual Ecology Hadapi Krisis Pangan Global

27 April 2026
Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa
Edukasi

PERISET MoRA LPDP TERJUN KE BADUY: Membaca Kekuatan Spiritual Ecology sebagai Pilar Ketahanan Ekologis Pangan  di Tengah Krisis Global

27 April 2026
Headline

Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris

26 April 2026
Ragam

Wisuda USNB : Lahirkan Generasi Ulama, Saintis, Resmi Buka Prodi Informatika Dan AI.

26 April 2026
TNI-POLRI

Kodim 1714/Puncak Jaya Peduli Pengungsi dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Kampung Tirineri

26 April 2026
Edukasi

Keren! Ketua DPRD Renie Rahayu Jadi Pemateri Sinergisitas Program Kewilayahan

26 April 2026
Next Post

Forum Aktivis Alumni Perguruan Tinggi Jawa Barat Dukung Jokowi

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021