• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Iklan Aher-Sule Nyari Simpati Lewat APBD

Iklan Aher-Sule Nyari Simpati Lewat APBD

Asep Budi by Asep Budi
27 November 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Maraknya iklan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di beberapa Media Massa terutama di media TV nasional, mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan masyarakat dan dewan.

Iklan yang mensosialisasikan program pembangunan Jabar itu, cenderung lebih menonjolkan pribadi calon gubernur Jabar dari Incumbent Ahmad Heryawan, bukan kegiatan pembangunan hasil dari Pemerintahan Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda dan DPRD Jabar sebagai mitra, ungkap Deden Darmansyah, anggota Komisi A DPRD Jabar, saat ditemui Bedanews.com usai sidang paripurna 12 Raperda dan penbentukan Pansus Pembahasan 12 Raperda, di Lobby Paripurna DPRD Jabar Bandung, Senin (26/11).

Dikatakannya, iklan Gubernur itu lebih menonjolkan keberhasilan pribadi, bukan keberhasilan Pemprov Jabar. “Kan dalam PP No 58 tahun 2005, disebutkan bahwa pemerintah daerah di tingkat provinsi itu terdiri dari Gubernur, Wakil  Gubernur dan Sekretaris Daerah selaku koordinator Pejabat Pengelola Keuangan Daerah dan PNS golongan tertinggi di lingkungan Setda,” katanya.

BeritaTerkait

Oplus_131072

UKM Taekwondo UNPAR Raih Prestasi Membanggakan

30 April 2026

Satgas Nyantai Bareng Warga, Sebelum Mengerjakan Proyek Fisik

29 April 2026

Untuk itu, seharusnya iklan tersebut dibuat bergantian antara Gubernur, Wagub dan Sekda. Hal ini agar tidak menimbulkan pertanyaan masyarakat bahwa iklan Gubernur sengaja dibuat hanya untuk menjelang Pilgub dan untuk memperkenalkan diri agar lebih dikenal dan mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Diminta tanggapannya soal besaran anggaran iklan, Deden menyatakan kurang paham karena itu adanya di Biro Humas, Protokol dan Umum  (HPU). Tapi bisa jadi dana iklan sosialisasi Gubernur sengaja diselipkan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Yang jadi persoalannya, apakah dana sosilaisasi tersebut teranggarkan atau tidak. Kalu tidak, tentu bisa jadi bahan temuan BPK. Hal ini karena lumayan besar iklan di media elektronik, apalagi ditayangkan di beberapa Televisi swasta Nasional, ujarnya. (her)

Previous Post

Prof. Dr. H. Dwidja Priyatno, Usulkan Amandemen UUPTPK

Next Post

Dua Kandidat Calon Kades Telaga Murni Bekasi Siap Bertarung

Related Posts

Oplus_131072
Ragam

UKM Taekwondo UNPAR Raih Prestasi Membanggakan

30 April 2026
TNI-POLRI

Satgas Nyantai Bareng Warga, Sebelum Mengerjakan Proyek Fisik

29 April 2026
TNI-POLRI

Gali Potensi Alam Sukorejo, Gelar Sosialisasi Membangun Desa Wisata

29 April 2026
TNI-POLRI

Dulu Berupa Tanah, Kini Jalan Desa Sukorejo Mulai Dipaving

29 April 2026
TNI-POLRI

Uji Kemampuan Fisik Anggota, Kodim Ponorogo Gelar Tes Kesegaran Jasmani

29 April 2026
TNI-POLRI

RAKERNISKU I TA 2026: KOMITMEN TNI AL LAHIRKAN PERSONEL KEUANGAN YANG HANDAL DAN AKUNTABEL

29 April 2026
Next Post

Dua Kandidat Calon Kades Telaga Murni Bekasi Siap Bertarung

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021