• Para Guru Terkendala Kemampuan Menulis

  • Berita  
  • 786 view  
  • 0 comments
  • Bandung, BEDAnews-

    Membuat karya tulis bagi sebagian guru atau PNS masih menjadi kendala dalam menunjang peningkatan profesi atau jabatan. Bahkan membuat karya tulis masih menjadi ‘momok’ yang menakutkan sehingga banyak PNS atau guru yang mentok golongannya di IV A karena kesulitan dalam pembuatan karya tulis. “Saya kira masih ada sekitar 50 persen guru atau PNS yang masih terkendala dalam soal menulis atau pembuatan karya ilmiahnya, sehingga hal tersebut menjadi salah satu factor penting yang harus dicarikan solusinya, “ kata Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMP Kota Cimahi Hevie Marliyani, disela-sela pelaksanaan Workshop Menulis dan Cara Pembuatan Blog, yang digelar MGBK SMP se Kota Cimahi, di Puri Farrel, Komplek Graha Bukit Raya 3 Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/5).

    Worshop Cara Menulis dan Pembuatan Blog digelar MGBK SMP Kota Cimahi bekerjasama dengan Komunitas Tangan Bersatu dan  Pengelola  Puri Farrel, menghadirkan dua narasumber penulis buku Jumari Haryadi Kohar dan Andrie.

    Menurut Hevie, sebagian besar anggota MGBK SMP Kota Cimahi rata-rata adalah PNS golongan III, sehingga masih banyak waktu dan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan membuat karya tulis dengan mengikuti workshop. Tujuannya, supaya kemampuan menulis karya ilmiah atau karya tulis sebagai salah satu peninjang angka kredit para guru menjadi lebih meningkat..

    Selain itu, kata Hevie,  workshop Cara Menulis dan Pembuatan Blog ini juga untuk membuka ruang bagi para guru khususnya anggota MGBK dalam mengembangkan hoby menulis yang bukan tidak mungkin menjadi sebuah profesi. Saat ini para guru mendapatkan kesulitan dalam menembus lembaga penerbitan supaya karya tulisnya terpublikasikan, dengan memiliki blog sendiri kesempatan untuk mempublikasikan karya tulis mereka akan menjadi sangat mudah.”Ada kebanggan dan kepuasan tersendiri saat karya kita dibaca orang atau terpublikasikan, sehingga melalui blog sendiri karya tulis yang dihasilkan akan sangat mudah dibaca atau terpublikasikan kepada publik. Setelah workshop, kami juga berencana untuk menerbitkan buletin, ” ucapnya.

    Sementara, Penulis dan Trainer Jumari Haryadi Kohar mengatakan, sebenarnya menulis itu sangat mudah jika kita memiliki keinginan dan terus berlatih, karena kemampuan menulis bukan merupakan sebuah bakat, tapi keterampilan yang harus selalu dilatih dan diasah,  sehingga lama kelamaan menjdi sebuah kebiasaan dan skill. ”Rata-rata orang merasa tidak percaya diri saat akan menuangkan sebuah gagasan kedalam sebuah tulisan, namun jika ada motivasi yang kuat dan sering berlatih kemampuan itu akan muncul seiring perjalanan waktu,” pungkasnya. (bun)  

     

    Comments

    Nama  
    Email  
    Komentar  
    Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin
  • web design by javwebnet